Dimulai, Perebutan 18 Tiket Putaran Final Audisi Djarum Beasiswa Bulu Tangkis

Moh. Khodiq Duhri/Para legenda bulu tangkis Indonesia hadir di GOR R.M. Said, Karanganyar, Jumat (3/8 - 2018).
03 Agustus 2018 22:19 WIB Tri Wiharto Sport Share :

Solopos.com, KARANGANYAR — Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu Tangkis resmi digeber di GOR R.M. Said, Karanganyar, Sabtu-Senin (4-6/8/2018).

Sebanyak 18 tiket menuju putaran final audisi di Kudus jadi rebutan lebih dari 700 pebulu tangkis belia.
Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, mengatakan 18 tiket menuju putaran final audisi itu untuk finalis dan semifinalis terbaik putra dan putri di tiga kelompok umur yakni U-11 (6-10 tahun), U-13 (11-12 tahun) dan U-15 (13-14 tahun). Jumlah peserta yang tampil di putaran final audisi bisa bertambah karena ada sejumlah atlet yang bakal mendapat super ticket setelah dinilai punya bakat istimewa meski tidak lolos ke babak semifinal.

Tokopedia

“Tim pemandu bakat akan memantau turnamen atlet pria sejak babak delapan besar. Untuk turnamen atlet wanita sudah dipantau tim pemandu bakat sejak babak semifinal. Bila ada atlet yang dinilai punya kemampuan dan bakat istimewa, dia punya peluang dapat super ticket,” ujar Fung Permadi dalam jumpa pers di GOR R.M. Said, Jumat (3/8/2018).


Tim pemandu bakat terdiri atas para legenda bulu tangkis Indonesia jebolan PB Djarum. Mereka adalah Fung Permadi, Basri Yusuf, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Alvent Yulianto, Tri Kusharjanto, dan Sulaiman.


Program Directur Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengakui Soloraya merupakan salah satu wilayah yang banyak menelurkan bibit pebulu tangkis nasional. Salah satu jebolan PB Djarum Ribka Sugiarto asal Karanganyar adalah pebulu tangkis junior asal Soloraya yang mampu berprestasi di kancah dunia.

“Ribka Sugiarto itu lulusan PB Djarum 2013 yang dipusatkan di Kudus. Ia baru saja meraih juara Asia Junior Championship 2018 di nomor ganda putri. Ini adalah bukti bila PB Djarum serius dalam membina atlet berbakat. Jadi, kerja keras kami dalam mengembangkat bakat para atlet ini tidak sia-sia karena ada hasil yang dicapai,” papar Yoppy.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, yang juga menjabat sebagai Ketua Pengcab PBSI Karanganyar mengaku intensif menggelorakan semangat hidup sehat dengan rajin berolahraga. “Saya mendorong warga untuk mengisi waktu luang dengan bermain bulu tangkis. Harapan saya tentu ada banyak atlet bulu tangkis berprestasi yang berasal dari Karanganyar ini,” ungkap Juliyatmono.