Joey Alexander Tampil di Pembukaan Asian Games 2018

Joey Alexander - Antara/Sigid Kurniawan
08 Agustus 2018 08:20 WIB Jaffry Prabu Prakoso Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA – Joey Alexander akan menjadi salah satu headliner di pembukaan Asian Games 2018 pada 18 Agustus 2018 mendatang.  Joey merupakan talenta muda kebanggaan Indonesia yang merupakan pianis muda peraih tiga kali nominasi Grammy Awards.

Creative Director Opening & Closing Asian Games 2018 Wishnutama mengatakan layaknya olahraga bertaraf internasional, acara pembukaan memang menjadi sajian pembuka yang sangat dinantikan.

“Tentu kesempatan ini menjadi sangat membanggakan bagi setiap warga Indonesia. Penampilannya di Grammy Awards ke-58 menerima tepuk tangan berdiri dari para bintang ternama dan menjadikannya perhatian pencinta musik di mana-mana,” katanya melalui keterangan pers pada Selasa (7/8/2018).

Lahir pada 2003 di Bali, Joey tinggal di Jakarta dari usia 8 hingga 10 tahun dan kemudian pindah ke New York, AS, pada 2014. Di sana ia mengalami salah satu lonjakan karier paling berpengaruh di blantika musik jaz.

Jason Olaine, produser pemenang Grammy yang menjabat sebagai Direktur Program untuk Jazz at Lincoln Center mengatakan bahwa Joey adalah bakat besar yang datang dari generasi muda.

Menurut Olain, fokus Joey dalam bermusik adalah murni karena tentang kesenangannya dalam merangkai nada, bukan tentang berapa banyak penghargaan ataupun gemuruh tepuk tangan penonton.

Selain Joey, tidak ketinggalan artis top lainnya juga akan tampil. Mereka akan memeriahkan pembukaan Asian Games 2018 di hadapan lebih dari 42.000 penonton yang bakal hadir di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Sesuai slogan Energy of Asia, Opening Ceremony Asian Games 2018 ini mengusung budaya Nusantara lewat musik dan tari-tarian kolosal yang tentunya akan memancarkan energi semangat Indonesia hingga seluruh dunia.

Wishnutama yang disapa Tama ini menjelaskan sajian musik dan tarian dari berbagai daerah di Indonesia akan ditampilkan oleh 6.000 penari, musisi, dan tenaga pendukung.

"Kalau saya ceritakan sekilas tentang opening ceremony, elemen surprise yang kami siapkan akan hilang. Intinya, kami akan angkat elemen keragaman agar Indonesia bisa jadi simbol Energy of Asia,” ungkapnya.

Sumber : Bisnis.com