Solo Ngotot Jadi Tuan Rumah Porprov Jateng 2022

Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo (kiri), menyambut Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo (tengah), dalam Open House Hari Raya Natal 2017 di Loji Gandrung, Solo, Senin (25/12/2017) - Solopos/M. Ferri Setiawan
13 Agustus 2018 00:30 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo meminta pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2022 bisa kembali digelar di Kota Solo. Hal itu disampaikan orang nomor satu di Kota Bengawan itu saat Sosialisasi Porprov Jateng 2018 di depan Stadion Sriwedari, Minggu (12/8/2018) siang WIB.

Dijelaskan Rudi, Kota Solo menjadi tuan rumah Porprov Jateng 2018 karena kebetulan alias tidak direncanakan sebelumnya. Seperti diketahui, Pemprov Jateng sebelumnya menunjuk Kota Tegal sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2017. Akan tetapi, setelah dilakukan verifikasi terkait ketersediaan dan kelengkapan venue, Kota Tegal dianggap belum memenuhi syarat untuk menjadi tuan rumah Porprov Jateng XV 2017.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo akhirnya mengambil sikap dengan memindahkan lokasi Porprov Jateng ke Kota Solo di tahun berikutnya yakni 2018. “Jadi Solo jadi tuan rumah Porprov Jateng 2018 itu karena mendapat limpahan dari kota lain. Pelaksanaan Porprov Jateng 2022 ya harus di Solo karena di sini sudah tersedia semua sarana dan prasarana yang lebih memadai daripada sekarang,” jelas Rudi.

Rudi membeberkan bila saat ini kompleks Gelora Manahan sudah dirombak secara besar-besaran. Proses renovasi Stadion Manahan Solo sudah dimulai. GOR Manahan juga sudah dirobohkan. Sebagai ganti, Pemkot Solo membangun GOR tipe B yang bisa digunakan sebagai venue tiga cabang olahraga yakni basket, bola voli dan bulu tangkis dengan standar nasional.

“Sebenarnya kami ingin membangun GOR bertipe A. Tapi, nanti harus merombak banyak bangunan, termasuk lapangan tenisnya harus dibongkar,” ucap Rudi.

Lantaran proses renovasi Gelora Manahan masih berlangsung, pembukaan Porprov Jateng 2018 bakal digelar di Stadion Sriwedari. Rudi bakal meminta bantuan kepada PLN untuk menghidupkan kembali lampu penerangan stadion yang mati.

Sementara itu, Ketua KONI Solo Brigjen TNI (Purn) Subroto mengakui Kota Solo memiliki banyak venue olahraga yang memenuhi persyaratan sebagai tuan rumah Porprov Jateng 2022. Bahkan, kata dia, ketersediaan venue di Kota Solo justru lebih representatif dibandingkan ketersediaan venue di Kota Semarang.

“Kami belum bisa memutuskan. Peluang Solo untuk jadi tuan rumah kembali itu tetap ada. Tapi, nanti akan kami bahas dulu dengan internal pengurus. Kami juga akan mempertimbangkan keinginan kabupaten/kota lain untuk menjadi tuan rumah Porprov Jateng 2022,” paparnya. (Moh. Khodiq Duhri/JIBI)