Paralayang Kembali Sumbang Emas untuk Indonesia di Asian Games

Penerbang Putra Indonesia Jafro Megawanto jelang pendaratan di Ronde 1 nomor Ketepatan Mendarat cabang Paralayang Asian Games 2018, di Kampung Pensiunan, Cisarua, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/8/2018). (Antara - Inasgoc/Tagor Siagian)
23 Agustus 2018 13:10 WIB Chrisna Chanis Cara/Hanifah Kusumastuti Sport Share :

Solopos.com, BOGOR – Cabang olahraga (cabor) paralayang kembali menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia di Asian Games 2018. Kali ini Jafro Megawanto menjadi yang terbaik dalam nomor akurasi tunggal putra di Gunung Mas Puncak, Bogor, Kamis (23/8/2018).

Medali emas yang diraih Jafro merupakan emas ketujuh bagi Indonesia di Asian Games edisi ke-18 ini. Total paralayang sudah mengoleksi tiga medali. Sehari sebelumnya, Indonesia mendapat satu medali emas dari ketepatan mendarat tim putra dan perak dari ketepatan mendarat tim putri.

Jafro yang berasal dari Jawa Timur mencatat nilai terbaik dari 33 atlet. Selain dia, wakil Indonesia lainnya pada nomor ini adalah Joni Effendi. Team leader tim Paralayang Indonesia, Thomas Widyananto, mengaku bangga dengan prestasi rekan setimnya. Dia mengaku sudah yakin Jafro bakal meraih emas di Asian Games 2018. "Dia atlet bermental baja. Saya sudah menduga dia bakal menang," ujar Thomas saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Medali emas yang diraih Jafro membuat cabor paralayang mencapai target yang dibebankan Kemenpora untuk mendapat dua emas. Secara keseluruhan pemerintah melalui Kemenpora berharap Indonesia bisa mendapat 20 medali emas untuk bisa berada di posisi 10 besar Asian Games 2018.

Dengan tambahan medali emas dari Jafro, Indonesia kini mengumpulkan 20 medali, yang terdiri dari 7 emas, 5 perak, dan 8 perunggu hingga hari keenam Asian Games 2018

Tokopedia