Lolos ke Semifinal, Zohri Langsung Minta Izin Salat Isya

Atlet Indonesia juara dunia atletik nomor Lari 100 meter U-20 Lalu Muhammad Zohri (kanan) membentangkan Bendera Merah Putih setibanya dari Finlandia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7 - 2018). (Antara)
25 Agustus 2018 23:30 WIB Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Kiprah Lalu Muhammad Zohri terus menjadi sorotan publik. Atlet lari jarak pendek kebanggaan Indonesia Lalu Muhammad Zohri langsung minta izin untuk Salat Isya setelah memastikan lolos ke semi final lari 100 meter Asian Games 2018.

Zohri dengan halus menolak saat awak media hendak mewawancari dirinya seusai bertanding di babak kualifikasi lari 100 meter putra.

Zohri mengatakan bahwa dirinya mau menjalankan ibadah salat Isya terlebih dahulu.

"Maaf, saya mau salat dulu ya," tuturnya kepada awak media yang sudah menantinya di Mixed Zone, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Sabtu (25/8/2018) malam.

Rupanya, usai salat Isya Zohri langsung pulang ke athlete village untuk beristirahat. Awak media pun akhirnya menghubungi Pelatih Zohri, Eni Nuraini melalui sambungan telepon.

Eni mengatakan catatan waktu yang dibukukan Zohri saat kualifikasi yakni 10.27 detik masih sangat baik dan tidak ada penurunan.

Meski demikian, Eni mengatakan Zohri tidak dibebani untuk memperoleh medali pada nomor pertandingan 100 meter Asian Games 2018.

Sehingga, untuk menghadapi semifinal besok Zohri hanya disuruh lari sesuai dengan pace-nya dengan tetap memberikan penampilan terbaik untuk Indonesia.

"Kita enggak memaksa dia supaya lari dengan [target medali], ya karena memang belum waktunya. Jadi dia lari enjoy aja," tutur Eni.

Untuk diketahui meskipun sudah meraih gelar juara dunia junior, pada Asian Games 2018 Zohri tidak dibebani target untuk nomor lari (100 meter) andalannya.

Sumber : Bisnis Indonesia