Penyebab Kegagalan Zohri di Final 100 Meter Putra Asian Games 2018

Atlet Indonesia juara dunia atletik nomor Lari 100 meter U-20 Lalu Muhammad Zohri (kanan) membentangkan Bendera Merah Putih setibanya dari Finlandia di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (17/7 - 2018). (Antara/Muhammad Iqbal)
27 Agustus 2018 05:30 WIB Nur Faizah Al Bahriyatul Baqiroh Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA -- Lalu Muhammad Zohri mengatakan tidak kecewa ketika kalah pada pertandingan final 100 meter putra Asian Games 2018. Dia pun mengakui kekurangannya saat start di laga final lari 100 meter putra di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Minggu (26/8/2018) malam.

"Enggak kecewa karena saya enggak ditargetin [medali]. Karena pesaingnya juga berat-berat ya. Masuk final sudah jadi pengalaman berharga bagi saya," tutur Zohri saat ditemui usai pertandingan di Mixed Zone, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Utara, Minggu.

Namun, dia mengatakan tidak begitu puas dengan catatan waktu larinya yakni sebesar 10.20 detik. "Enggak puas sama sekali [dengan catatan waktu], mungkin ke depannya, saya harus latihan dengan lebih semangat," tuturnya.

Zohri mengatakan dia akan menjadikan kekalahannya sebagai pelajaran berharga untuk mempersiapkan pertandingan lain ke depannya. "[jadi pelajaran] untuk tetap memperbaiki yang kurang-kurang dan semangat terus latihannya. Tadi pas di start-block, saya [terlihat] kurang ya. Lalu di 80 meter terakhir saya tegang sekali," tandas Zohri.

Tokopedia