Jokowi: Perburuan Emas Asian Games Masih Berlangsung

Lifter Indonesia Eko Yuli menggigit medali emasnya usai menjuarai angkat besi putra grup A nomor 62 kg Asian Games ke-18 di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta, Selasa (21/8/2018). (Antara/INASGOC - Helmi Afandi)
28 Agustus 2018 12:00 WIB Septina Arifiani Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA – Kendati mengantongi 22 medali emas dan berada di peringkat empat klasemen sementara perolehan medali hingga Senin (27/8/2018) malam, dan melampaui target berada di 10 besar dengan raihan 17 medali emas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan perburuan medali emas kontingen Indonesia pada Asian Games XVIII tahun 2018 belum berakhir.

“Perburuan medali masih berlangsung sampai sepekan mendatang,” tulis Presiden Jokowi melalui fanpage Facebook yang diunggahnya Senin (27/8/2018) malam, seperti dikutip Setkab.go.id.

Menurut Presiden Jokowi, atlet-atlet Indonesia terus berjuang di venue olahraga untuk mengharumkan nama bangsa.

Setidaknya satu medali emas akan diraih oleh atlet-atlet Indonesia pada laga yang dihelat sepanjang Selasa (29/8/2018). Satu medali emas yang sudah pasti diraih Indonesia itu berasal dari cabang olahraga bulu tangkis nomor ganda putra perorangan, di mana dua pasangan terbaik Indonesia, yaitu Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dan Fajar Alfian/M. Rian Ardianto akan saling berhadapan untuk menjadi yang terbaik.

Peluang menambah medali emas juga digenggam pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie yang akan berhadapan dengan pebulu tangkis asal China Taipei, Chou Tien Chen, dalam babak final yang akan digelar siang ini.

Dari cabang olah raga beregu, tim sepak takraw Indonesia akan berjuang habis-habisan agar bisa mempersembahkan medali emas bagi Indonesia, dalam partai final regu putra melawan Malaysia, di Jakabaring, Palembang, pagi ini.

Tokopedia