Indonesia Target 17 Medali Emas di Asian Para Games 2018

Petugas memasang baliho untuk menyambut pelaksanaan Porprov Jatim dan Asian Games & Asian Para Games, Senin (9/7 - 2018). (Antara/Slamet Agus Sudarmojo)
04 September 2018 10:40 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Kontingen Indonesia enggan mematok target muluk-muluk pada Asian Para Games 2018. Meski memiliki banyak atlet andal dengan level internasional, National Paralympic Committee (NPC) menyebut raihan 17 medali emas sebagai target realistis Merah Putih dalam ajang yang digelar 6-13 Oktober di Jakarta tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, ada tujuh cabang olahraga (cabor) yang menjadi andalan Indonesia untuk mendulang emas. Cabor tersebut di antaranya tenis meja, bulu tangkis, dan catur. Para pecatur Merah Putih sendiri baru saja mengikuti kejuaraan dunia di Polandia untuk pemantapan jelang Asian Para Games 2018. Mereka diharapkan mampu menyumbang empat medali emas.

Bulu tangkis juga digadang-gadang meneruskan suksesnya di Asian Para Games 2014 di Korea Selatan. Saat itu, Ukun Ruakendi dkk. sukses menyabet empat medali emas, tiga perak dan tiga perunggu. Sementara itu David Jacobs masih menjadi harapan Merah Putih untuk menyumbangkan medali dari cabor tenis meja. Sang atlet berpeluang meraih juara di nomor tunggal TT10 yang amat dikuasainya.

Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun, mengatakan kontingen Indonesia sudah luar biasa jika mampu mencapai target 17 medali emas di Asian Para Games kali ini. Meski demikian, jumlah tersebut sejatinya masih di bawah target Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, yang mematok 50 medali emas.

Senny menilai posisi Indonesia sebagai tuan rumah tidak akan memberi banyak keuntungan dalam Asian Para Games. Ini karena atlet dari negara lain seperti Tiongkok, Korea Selatan dan negara-negara pecahan Rusia punya kualitas jempolan. “Semua lawan sejatinya berat, tapi kami yakin target 17 medali emas bisa tercapai. Kalau meleset ya melesetnya ke atas [melebihi target],” ujar Senny saat ditemui wartawan di Kantor NPC, Jebres, beberapa waktu lalu.

Saat bertarung di Asian Para Games 2014, Indonesia mampu mendulang sembilan emas, 11 perak dan 18 perunggu dengan skuat 67 atlet. Hasil tersebut membuat mereka duduk di peringkat sembilan klasemen. Senny berharap tahun ini anak asuhnya bisa meraih hasil lebih baik karena tampil di rumah sendiri. Dia mengakui prestasi moncer Indonesia di Asian Games 2018 memberi suntikan moral tersendiri bagi para atlet disabilitas. “Pencapaian itu membuat semangat atlet kian membara. Kami juga ingin memberikan yang terbaik,’ ujarnya.