Ini Detik-Detik Rossi Tolak Jabat Tangan Marquez

Marc Marquez mengajak Rossi bersalaman. (Istimewa - MSN)
08 September 2018 00:23 WIB Jafar Sodiq Assegaf Sport Share :

Solopos.com, MISANO - Hubungan Valentino Rossi dengan Marc Marquez semakin memanas. Fakta itu diperlihatkan setelah pembalap asal Italia tersebut menolak berjabat tangan dengan Marquez pada konferensi pers jelang MotoGP San Marino.

Jelang GP San Marino akhir pekan ini, drama nampaknya sudah mulai terasa sejak konferensi pers, Kamis (6/9/2018). Lagi, Valentino Rossi dan Marc Marquez terlibat insiden janggal di depan awak media.

Mengutip Crash, Kamis, dalam kesempatan itu, seorang wartawan sempat bertanya mengenai hubungan keduanya. Marquez kemudian menjawab pertanyaan itu dengan cara berjabat mengajak Rossi bersalaman.

Awalnya, Marc Marquez yang ingin mengakhiri permasalahan bersama juara dunia asal Italia tersebut. Dalam sebuah wawancara dengan media, Marquez mengungkapkan ingin berdamai dengan Rossi. Rossi yang ditanyakan mengenai wawancara tersebut mengungkapkan, dirinya sudah mendengarnya.

"Saya dengar tentang itu, tapi tidak tahu, sedikit aneh saja. Karena sebenarnya di realita kami tidak memiliki masalah apapun. Jadi saya tidak tahu kenapa kami harus berdamai. Bagi saya tidak ada masalah," ucap Rossi saat konferensi pers, seperti dikutip dari Crash.net, Jumat (7/9/2018).

"Bagi saya, kondisinya baik-baik saja karena Rossi bilang tidak ada masalah. Tentu tidak ada masalah baginya dan juga bagi saya," ucap Marquez.

Marquez pun menyodorkan tangan untuk berjabat tangan dengan Rossi. Tapi reaksi pebalap Italia tersebut tidak menyambut ajakan salaman tersebut dan lebih memilih menyilangkan tangannya. "Kami tidak perlu berjabat tangan. Kami baik-baik saja. Kami tidak punya masalah," tegas Rossi.

Momen ini terjadi di hadapan awak media dan menimbulkan suasana canggung.

"Saya dengar komentar Marquez, tapi saya tidak tahu...Bagi saya ini terdengar sedikit aneh karena faktanya kami tak pernah punya masalah," ujar Rossi. "Jadi saya tak tahu kenapa kami harus berdamai. Bagi saya semuanya oke-oke saja," imbuhnya.

Hubungan Rossi dan Marquez menjadi naik turun sejak MotoGP 2015. Utamanya saat Marquez merasa dijatuhkan Rossi di sirkuit Sepang.

Hubungan keduanya kemudian mencair di 2016 saat keduanya bersalaman di MotoGP Katalunya. Namun permusuhan keduanya pecah lagi setelah Rossi jatuh di MotoGP Argentina karena terhalang Marquez.