Aprilia Manganang, Atlet Voli Putri Indonesia Berbodi Maskulin

Aprilia Santini Manganang (Instagram)
08 September 2018 17:00 WIB Chelin Indra Sushmita Sport Share :

Solopos.com, SOLO – Nama atlet voli putri Indonesia, Aprilia Santini Manganang, ramai diperbincangkan seusai pesta olahraga se-Asia, Asian Games 2018. Wanita kelahiran Sulawesi Utara, 27 April 1992, itu telah lama bergabung dengan tim voli putri Indonesia. Dia telah ikut membela tim voli putri Indonesia dalam beberapa turnamen kelas internasional.

Sosok Aprilia Santini Manganang menjadi mesin pencetak poin bagi Indonesia pada ajang Asian Games 2018. Sayang, meski telah berusaha sekuat tenaga, tim voli putri Indonesia tidak berhasil merebut medali Asian Games 2018. Kendati demikian, permainan ciamik dari Aprilia Manganang cukup membuat namanya terkenal.

Salah satu hal yang membuat Aprilia Manganang menjadi bahan pembicaraan adalah perawakannya yang tak biasa. Aprilia Manganang berbodi kekar yang membuatnya berbeda dengan wanita pada umumnya.

Postur tubuh yang menyerupai pria ini sempat membuatnya digugat oleh tim nasional Filipina pada ajang SEA Games 2015 lalu.

Aprilia Manganang memiliki dada bidang, lengan kekar, dan kumis tipis yang menghiasi wajahnya. Dengan tinggi badan 170 cm dan berat sekitar 68 kilogram membuat bodinya lebih macho layaknya pria.

Dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, Sabtu (8/9/2018), Aprilia Manganang merupakan anggota Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Dia mengaku sangat canggung ketika diminta berdandan seperti kebanyakan wanita.

Maklum saja, selama ini Aprilia Manganang memang terlihat maskulin dengan gaya tomboi. Bahkan, banyak netizen yang terkecoh mengira dirinya seorang pria. Hal itu disampaikan warganet melalui kolom komentar di akun Instagram Aprilia Manganang, @manganang.

"Gengs, Manganang ini laki apa perempuan ya. Mukanya cakep tapi kekar," komentar @evaalenn.

"Mau panggil mas apa mbak ini? Cakep bener kayak cowok," sambung @keti.kalina.

"Cowok banget. Tapi cakep dweh jadi galau saya," imbuh @lia_amalya.