Ikuti Kejuaraan Dunia, Atlet Panjat Tebing Solo Pakai Biaya Sendiri

Atlet panjat tebing Solo, Alfian M. Fajri. (Solopos/Hanifah Kusumastuti)
10 September 2018 22:25 WIB Hanifah Kusumastuti Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Atlet panjat tebing asal Solo, Alfian M. Fajri, tidak bisa bersantai setelah membawa Indonesia merebut medali perak di men’s speed relay pada Asian Games 2018, sekitar dua pekan lalu.

Atlet berusia 21 tahun itu langsung menggembleng kemampuan tekniknya di kompleks panjat tebing IAIN Surakarta, Kartasura, Sukoharjo. Sabab, Alfian bersiap menghadapi Kejuaraan Dunia Panjat Tebing yang rencananya digelar di Tiongkok, Oktober 2018 mendatang.

Di balik rencananya itu, Alfian harus merogoh koceknya sendiri untuk mengikuti kejuaraan dunia tersebut. Sebab, rankingnya belum memenuhi syarat untuk mendapatkan biaya dari pemerintah melalui Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

“Sejauh ini yang berencana ikut kejuaraan dunia nanti, selain saya, ada Aries (Susanti Rahayu), Aspar (Jaelolo), dan Puji (Lestari). Mereka bertiga dibiayai karena ranking sudah mencapai target, sementara saya belum untuk kejuaraan dunia nanti,” jelas Alfian saat dijumpai wartawan di sela-sela kirab atlet Asian Games 2018 di Lapangan Kota Barat, Solo, Minggu (9/9/2018).

Di Asian Games 2018 lalu, Aries memboyong dua medali emas masing-masing di nomor speed individu putri dan women speed relay. Puji juga mengantongi emas di women speed relay, sementara Aspar masing-masing memboyong perunggu di speed perorangan putra dan perak untuk men’s speed relay.

Meski dengan biaya sendiri, Alfian sudah bertekad bulat ke kejuaraan dunia di Tiongkok bulan depan. Alfian merasa perlu menggenjot kemampuan di kejuaraan dunia sebelum kualifikasi panjat tebing untuk Olimpiade Tokyo 2020 digelar tahun depan. Seperti diketahui, olahraga panjat tebing untuk kali pertama akan dipertandingkan di Olimpiade di Tokyo dua tahun nanti.

“Mudah-mudahan bisa tembus final,” ungkap atlet yang berdomisili di Gupayan, RT 2/RW 10 Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo itu saat ditanya targetnya di kejuaraan dunia nanti.

Alfian mengantongi bonus Rp300 juta dari pemerintah pusat atas prestasinya di Asian Games lalu. Pemkot Solo juga berencana memberi apresiasi kepada Alfian sebagai uang pembinaan atas prestasinya di Asian Games Jakarta-Palembang.

“Untuk Alfian akan ada [bonus] dari kami, tapi kapan waktu penyerahannya masih kami atur,” ungkap Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, saat dijumpai Solopos.com