Si Cantik Aya Ohori, Pebulu Tangkis Jepang yang Idolakan Taufik Hidayat

Aya Ohori, pemain tunggal putri bulu tangkis Jepang. (Badmintonindonesia.org)
11 September 2018 23:00 WIB Adib Muttaqin Asfar Sport Share :

Solopos.com, TOKYO -- Di kalangan penggemar badminton Indonesia, nama Aya Ohori belum setenar Kento Momota, Akane Yamaguchi, atau ganda putri nomor 2 dunia Misaki Matsumoto - Ayaka Takahashi. Namun, perlahan tapi pasti namanya mulai menarik perhatian seiring keterlibatannya memperkuat tim Jepang merebut medali emas beregu putri Asian Games 2018.

Meski tak meraih medali individu di Jakarta-Palembang, Aya Ohori cukup menarik perhatian. Parasnya yang cantik juga menarik perhatian awak media di Japan Open 2018. Pemain tunggal putri ini selalu diserbu para wartawan usai pertandingannya.

Siapa sangka, pemain kelahiran Fukushima, 2 Oktober 1996, ini ternyata mengidolakan Taufik Hidayat, legenda hidup bulutangkis Indonesia yang juga peraih medali emas tunggal putra di Olimpiade Athena 2004.

"Saya mengidolakan Taufik Hidayat. Dulu setiap Taufik tanding ke Jepang, saya pasti datang untuk menonton dia bertanding. Karena seringnya melihat pertandingan Taufik, ini menjadi salah satu hal yang mendorong saya untuk jadi atlet bulutangkis," kata Aya kepada Badmintonindonesia.org.

Seperti banyak pemain putri Jepang lainnya, Aya juga sering tampil dengan mengepang rambutnya atau sekedar mewarnai kukunya dengan berbagai warna dan pernak-pernik menarik. Namun ternyata Aya tak gemar bersolek atau melakukan perawatan pada kulit wajahnya.

"Justru saya paling tidak perduli soal perawatan kulit. Kadang saya diingatkan teman-teman saya karena saya tidak suka merawat kulit saya. Di musim panas seperti ini kulit saya menghitam, teman-teman saya sering menyuruh saya memakai sunblock," ujar Aya sambil tertawa.

Pada pertandingan hari ini, Aya memetik kemenangan dari Yi Pui Yin (Hong Kong), dengan skor 21-14, 21-10. Di babak kedua, Aya akan bertemu dengan Lyanny Alessandra Mainaky yang ke babak kedua usai menekuk Ksenia Polikarpova (Israel), dengan skor 21-10, 21-8.

Aya Ohori kini berada di peringkat 14 BWF dan berpeluang masuk ke peringkat 10 besar jika mampu terus berprestasi bagus di banyak turnamen. Sebagai catatan, Indonesia saat ini tidak punya wakil di 20 besar tunggal putri dunia. Peringkat tertinggi tunggal putri Indonesia saat ini dipegang oleh Fitriani di peringkat 24 dunia.

Tokopedia

Sumber : Badmintonindonesia.org