6 Atlet NPC Karanganyar Tampil di Asian Para Games 2018

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi mencoba melepaskan anak panah di lokasi pelatnas atlet Asian Para Games di kompleks Kantor Pusat Pengembangan Rehabilitasi Bersumber Daya Masyarakat (PPRBM) Prof. dr. Suharso, Kamis (13/9 - 2018). (Solopos/Khodiq Duhri)
15 September 2018 00:25 WIB Sri Sumi Handayani Sport Share :

Solopos.com, KARANGANYAR - Sebanyak enam atlet National Paralympic Committe asal Karanganyar maju ke Asian Para Games (APG) 2018 di Jakarta.

Enam atlet itu adalah Murdiyan (voli duduk), Suryo Nugroho (bulu tangkis), Mulyono (atletik), Wagiyo (atletik), Sri Sugiyanti (cycling) dan Melia Widyasari (lawn ball). Mereka datang didampingi Ketua National Paralympic Committe (NPC) Kabupaten Karanganyar, Nano Suparno, menemui Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di Kantor Bupati Karanganyar, Jumat (14/9/2018).

Pada kesempatan itu Nano menyampaikan harapan warga Karanganyar maupun rakyat Indonesia mendukung atlet NPC Karanganyar agar berprestasi pada APG 2018 di Jakarta. Pada APG 2014 di Incheon, Korea Selatan, atlet NPC Karanganyar membawa pulang dua medali perak dan satu medali perunggu.

"Mohon doa restu. Atlet NPC Karanganyar sukses di APG. Kami sekadar memotivasi," kata dia saat ditemui wartawan seusai pertemuan.

Salah satu atlet NPC Karanganyar, Wagiyo, meraih dua medali emas dan satu medali perak pada ajang Asean Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. Tetapi pada ajang APG 2018 ini, dia hanya menargetkan perak maupun perunggu pada cabang olahraga atletik.

"Realistis saja. Ini kali kedua ikut ajang internasional. Tahu kemampuan pribadi dan peserta. Prediksi saya, perak atau perunggu untuk atletik," ujar Wagiyo.

Lelaki asal Karangmojo, Tasikmadu itu mengatakan persiapan sudah 90%. Dia mengaku sudah mengukur kemampuan peserta dari negara lain saat menjalani training camp di Beijing, RRC, beberapa waktu lalu. Dia membenarkan bahwa cabang olahraga atletik menjadi salah satu andalan Indonesia memperoleh medali emas pada APG 2018.

"Kalau saya latihan standar. Yang paling penting mental. APG ini berhadapan dengan atlet kelas dunia. Cabor atletik memang dijagokan. Banyak atlet. Prediksi saya atlet Indonesia tetap dapat emas dari cabang atletik meskipun bukan dari saya," tutur dia.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menyampaikan harapan agar atlet NPC Karanganyar berusaha maksimal dan mengharumkan nama Karanganyar maupun Indonesia pada ajang internasional tersebut. Bupati juga menyerahkan tali asih untuk atlet NPC Karanganyar yang berprestasi di Asean Para Games 2014.

"Semoga atlet dari Karanganyar bisa membanggakan keluarga, pemerintah dan memotivasi atlet lain agar berprestasi," ungkap Bupati. 

Tokopedia