Asian Para Games 2018: Atlet Dilarang Begadang dan Makan Sembarangan

Logo Asian Para Games 2018
21 September 2018 23:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO — Tiga pekan jelang dimulainya Asian Para Games 2018 di Jakarta pada 6-13 Oktober, semua kontingen cabang olahraga (cabor) menggelar doa bersama di depan Kantor Kejari Solo, Jumat (21/9/2018).

Presiden National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun mengatakan doa bersama itu penting untuk menjaga spirit semua atlet. Menurutnya, semua atlet sudah 99% siap bertanding. Rencananya, mereka akan diberangkatkan ke Jakarta pada Minggu (30/9/2018) yang terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter).

“Yang terpenting bagi atlet saat ini adalah bagaimana menjaga semangat terus menyala. Tidak lupa perbanyak doa. Jangan makan sembarangan dan jangan begadang,” jelas Senny Marbun saat ditemui wartawan seusai acara.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng Sadiman mengatakan semua kejari di Jawa Tengah mendukung penuh semua atlet yang tampil di Asian Para Games 2018. Ini sesuai dengan instruksi dari Wakil Jaksa Agung Arminsyah yang ditunjuk sebagai Ketua Kontingen Atlet Indonesia atau Chef de Mession (CDM) Asian Para Games 2018.

“Selain memohon kepada Tuhan. Kami memohon doa kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Solo. Mudah-mudahan Indonesia bisa mengumpulkan medali sebanyak-banyaknya,” ucap Sadiman.

Sadiman mengaku sudah memantau langsung persiapan semua kontingen saat menjalani pelatnas di Kota Solo dan sekitarnya. Dia menilai semua atlet sudah bekerja keras dalam menjalani pelatnas. Yang dibutuhkan atlet saat ini, kata Sadiman, adalah dorongan motivasi demi menguatkan mental mereka saat bertanding.

“Saya lihat semua atlet gigih berlatih dengan keras. Ini modal kuat untuk meraih banyak emas. Tentunya harus dibarengi dengan mental bertanding yang kuat,” ujarnya.