Moto GP 2018: Lorenzo Belum Pasti Membalap di Thailand

Jorge Lorenzo (Reuters/Jon Nazca)
30 September 2018 20:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, ARAGONJorge Lorenzo belum pasti tampil dalam seri Moto GP di Sirkuit Buriram, Thailand, menyusul cedera yang didapatnya seusai terjatuh di Sirkuit Aragon, Spanyol, pekan lalu. Meski demikian, pembalap Ducati itu tetap akan hadir di Buriram untuk melihat peluang keikutsertaannya di balapan yang rencananya digelar 7 Oktober 2018.

Lorenzo mengalami cedera di kaki kanannya saat terjatuh di lap pertama Moto GP Aragon. Dilansir Crash, Jumat (26/9/2018), perkembangan penyembuhan cedera Lorenzo berjalan baik meski kakinya masih bengkak. Kondisi tersebut membuat keikutsertaannya di GP Thailand masih abu-abu. Rider berjuluk X-Fuera ini pun sudah mengirim isyarat tak akan memaksakan diri untuk tampil di sana. 

Lorenzo akan mencoba mengikuti latihan bebas terlebih dulu untuk melihat kesiapannya mengaspal di Buriram. Jika merasa tak nyaman, pembalap 31 tahun ini memilih mundur dari balapan. Peta persaingan di klasemen bisa jadi membuat Lorenzo enggan terlalu ngotot untuk menambah poin. 

Itu karena peluang Lorenzo untuk meraih juara dunia musim ini hampir pasti tertutup. Lorenzo kini berada di posisi keempat dengan 130 poin, tertinggal 116 poin dari pemuncak klasemen, Marc Marquez, dengan lima seri tersisa.

Posisi dua atau tiga klasemen akhir diyakini tak terlalu menarik bagi Lorenzo yang sudah tiga kali menjadi juara dunia Moto GP. Opsi istirahat satu seri pun menjadi opsi realistis agar dia bisa kembali dalam kondisi 100%, Lorenzo sendiri akan menjalani momen penting akhir musim ini setelah dia memutuskan hijrah ke Honda musim depan dan menjadi partner Marquez. 

Saat membalap di Aragon, Lorenzo sempat menuduh Marquez yang membuatnya terjatuh di tikungan pertama. Meski demikian dia memastikan tak ada permusuhan antara dirinya dengan Marquez. 

“Kami memang beda pendapat terkait insiden dan saya mengungkapkan pandangan saya, bukan berarti kami musuh. Tidak ada perang yang dibuka, dan kami tetap rival [di atas trek],” ucap Lorenzo seperti dilansir Marca.