Bayaran Rp30,4 M Petarung UFC Khabib Nurmagomedov Masih Ditahan, Kok Bisa?

Khabib Nurmagomedov (kanan) melawan Conor McGregor. (Reuters/Stephen R. Sylvanie)
08 Oktober 2018 21:55 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, LAS VEGAS — Pihak Komisi Atletik Nevada (NSAC) dikabarkan masih menahan bayaran Khabib Nurmagomedov menyusul kasus kerusuhan seusai pertarungan melawan Conor McGregor di Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (7/10/2018). Jumlah honor yang belum dibayarkan sebesar US$ 2 juta atau setara Rp30,4 miliar.

Khabib sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas ringan UFC setelah mengalahkan McGregor lewat submission (cekikan leher) pada ronde keempat pertarungan di T-Mobile Arena. Namun MMA Junkie melansir Khabib belum menerima bayaran seusai laga melawan petarung asal Irlandia itu. NSAC dikabarkan masih menahan uang bayaran Khabib karena masih melakukan investigasi kerusuhan yang terjadi usai pertarungan. 

Khabib diklaim mendapatkan uang bayaran US$2 juta, lebih sedikit dari bayaran McGregor yakni US$ 3 juta atau setara Rp45,6 miliar. NSAC sendiri sudah memberikan bayaran McGregor seusai pertarungan. MMA Junkie menyebut belum ada kabar berapa lama NSAC akan menahan bayaran Khabib. 

Petarung Rusia itu baru saja memperpanjang rekor selalu menang di ajang mixed martial art (MMA) menjadi 27-0. Sayang kemenangannya atas McGregor ternoda setelah Khabib terprovokasi dengan ucapan McGregor dan timnya pada saat pertandingan. 

Petinju legendaris, Mike Tyson, pun angkat bicara soal pertarungan brutal antara Khabib melawan McGregor di UFC 229. Dia menilai laga tersebut lebih gila dari duel kontroversialnya saat melawan Evander Holyfield. Dalam duel itu Tyson menggigit telinga Holyfield. “Sulit dibayangkan bisa terjadi insiden seperti ini,” ujar Tyson dalam akun twitter-nya.