Tak Lepas Jilbab dan Didiskualifikasi, Miftahul Jannah Disanjung Menpora

Miftahul Jannah (kiri) dan Menpora Imam Nahrawi (kanan). (Instagram/nahrawi_imam)
09 Oktober 2018 14:55 WIB Ginanjar Saputra Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA — Atlet blind judo Kontingen Indonesia, Miftahul Jannah, didiskualifikasi saat hendak bertanding di nomor Blind Judo 52 kg Asian Para Games 2018 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Senin (8/10/2018). Miftahul yang akan bertanding melawan atlet Mongolia, Oyun Gantulga, didiskualifikasi karena tidak mau melepaskan hijab yang dia kenakan.

Meski didiskualifikasi dan batal berjuang untuk Indonesia di Asian Para Games 2018, Miftahul Jannah justru mendapatkan sanjungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi. Melalui video di akun Instagramnya, @nahrawi_imam, Selasa (9/10/2018), Imam menyatakan kelegaannya karena bisa bertemu dengan Miftahul Jannah.

Pada video itu, sang menpora menyanjung Miftahul Jannah yang mempertahankan pendiriannya untuk tak melepas jilbab, meski akibatnya harus didiskualifikasi. "Keren, prinsipmu dilaksanakan dengan baik, tidak mau melepas jilbab. Tapi memang regulasinya begitu ya," ungkap Imam Nahrawi.

Sementara itu, Miftahul Jannah mengakui jika dirinya memang melanggar peraturan. "Miftah melanggar aturan tapi mempertahankan prinsip," ujarnya.

Di akhir video, atlet blind judo asal Aceh tersebut tak lupa memberikan semangat kepada semua wakil Indonesia di Asian Para Games 2018 agar mampu mengukir prestasi terbaik. "Untuk semuanya, kalau bisa mendukung penuh Asian Para Games. Buat teman-teman jadilah kebanggaan Indonesia, raihlah medali sebanyak-banyaknya," tutupnya.

Terkait insiden didiskualifikasinya Miftahul Jannah menjelang pertandingan Blind Judo 52 kg Asian Para Games 2018, Imam Nahrawi membeberkan National Paralympics Commitee (NPC) Indonesia telah melontarkan permintaan maaf. "National Paralympics Commitee (NPC) Indonesia sudah meminta maaf atas insiden tersebut. Atlet Blind Judo asal Aceh ini juga memberi semangat khusus untuk semua atlet #AsianParaGames2018 yang berlaga agar terus semangat meraih prestasi," tandasnya.