Vietnam Berpeluang Jadi Tuan Rumah Formula 1

Formula 1 (Reuters/Toru Hanai)
09 Oktober 2018 17:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SUZUKA — Otoritas Formula 1 (F1) bersiap mengumumkan GP Vietnam untuk masuk dalam kalender balapan pada musim 2020. Kepastian race yang bakal digelar di jalanan kota Hanoi itu bakal disampaikan sebelum akhir musim ini. Jika terealisasi, Vietnam akan menjadi negara ketiga di Asia Tenggara yang menghelat balap jet darat setelah Malaysia dan Singapura.

Dilansir Autosport, Senin (8/10/2018), negara-negara Asia memang sudah lama masuk radar Liberty Media, pemilik F1, untuk pengembangan olahraga tersebut. Kawasan yang terletak 12 kilometer dari Kota Hanoi pun telah ditunjuk sebagai bakal trek tuan rumah GP Vietnam.

Pada gelaran GP Jepang pekan lalu, sejumlah sumber meyakini proses negosiasi sudah berjalan dan pihak terkait sepakat untuk menggelar GP Vietnam di 2020. Jika tak ada kendala berarti, GP Vietnam akan menjadi race pertama yang diperkenalkan Liberty Media selaku pemilik lisensi F1 sejak 2016. Pengumuman resmi kemungkinan besar akan dilakukan beberapa bulan mendatang.

Direktur Balap F1, Charlie Whiting, mengaku sudah mengunjungi Hanoi dan yakin fasilitas GP Vietnam akan selesai tepat waktu. Whiting mengatakan desain sirkuit sudah mencapai tahap final. “Saat ini belum ada progress pembangunan di trek, tapi lokasinya sudah diketahui. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, seharusnya itu tak menjadi masalah,” ujar Whiting.

Pihaknya mengonfirmasi sebagian besar trek akan memanfaatkan jalan raya yang sudah ada, sementara sebagian lagi akan memakai kawasan yang dibangun khusus untuk balapan. Ketertarikan Vietnam untuk menggelar F1 tentu menarik setelah Malaysia memutuskan mundur dari ajang itu tahun lalu, lebih cepat setahun dari kontrak yang ditandatangani (2015-2018). Besarnya pengeluaran untuk menghelat balap jet darat dinilai kurang sebanding dengan profit yang masuk.