Atlet Sedih Asian Para Games 2018 Sepi Penonton

Logo Asian Para Games 2018
09 Oktober 2018 22:40 WIB Chelin Indra Sushmita Sport Share :

Solopos.com, SOLO – Pesta olahraga atlet penyandang disabilitas se-Asia, Asian Para Games 2018, yang digelar di Jakarta, Indonesia, sejak Sabtu (6/10/2018), tampak sepi penonton. Sejumlah kursi penonton yang disediakan panitia untuk menyaksikan langsung perjuangan para atlet meraih medali terlihat kosong.

Padahal, harga tiket menonton pertandingan Asian Para Games 2018 cukup murah. Adapun harga tiket menonton satu cabang olahraga di Asian Para Games 2018 adalah Rp25.000. Tiket terusan dijual Rp10.000 sementara tiket masuk kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, adalah Rp10.000. Sedangkan tiket menonton cabang olahraga lain di luar SUGBK tidak dipungut biaya alias gratis.

Kabar soal sepinya penoton Asian Para Games 2018 terlihat dalam foto unggahan akun Instagram @lambe_turah, Selasa (9/10/2018). Unggahan itu memperlihatkan deretan bangku kosong dalam venue pertandingan Asian Para Games 2018.

"Ini beberapa gambar tempat pertandingan perhelatan Asian Para Games. Kursi-kursi yang kosong banyak. Walaupun beberapa cabang olahraga sudah menggratiskan tiket pertandingan," demikian tulisan yang mengawali kisah pilu perhelatan Asian Para Games 2018.

Kurangnya dukungan dari masyarakat Indonesia terhadap perhelatan Asian Para Games 2018 membuat sejumlah atlet sedih. Mereka sangat membutuhkan dukungan dan semangat dari masyarakat untuk menghadapi setiap perlombaan.

"Atlet yang saya dampingi sempat merasa sedih dengan minimnya support dari rakyat Indonesia. ayo teman-teman datang dan saksikan pertandingan di Asian Para Games 2018. Dukungan kita sangat berarti untuk mereka," sambung kisah tersebut.

Sepinya penonton Asian Para Games 2018 memang membuat warganet sedih. Mereka pun mengutarakan berbagai alasan tidak ikut menonton dan memberikan dukungan langsung kepada sejumlah atlet yang mengikuti ajang tersebut.

"Ini sih sebenarnya bukan salah masyarakat juga. Tapi, karena media televisi kurang promosinya. Contohnya aja ya. Kemarin pas opening saya mau menonton pas opening enggak tahu di mana," komentar @chriztine Agustina.

"Seandainya rumah saya dekat. Pasti saya bela-belain nonton sayangnya rumah saya jauh. Cuma bisa nonton lewat TV," imbuh @iefahikaru.

"Udah mau nonton. Tapi, di cabang olahraga yang gue minatin dan hari yang gue bisa datang tiketnya sudah sold out," lanjut @tianyahisha.