Juara Dunia F1 2018, Hamilton Dekati Rekor Schumacher

Lewis Hamilton (Reuters/Henry Romero)
29 Oktober 2018 18:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, MEXICO CITY — Penampilan kurang impresif Lewis Hamilton di GP Meksiko tak mampu menghentikan langkahnya untuk mengunci gelar juara dunia Formula 1 (F1) 2018. Meski hanya finis di urutan keempat, hal tersebut sudah cukup bagi Hamilton untuk menahbiskan gelar juara kelima sepanjang kariernya itu.

Tambahan 12 angka membuat koleksi poin Hamilton menjadi 358 poin, unggul 64 poin dari Sebastian Vettel yang finis kedua di Sirkuit Autodromo Hermanos Rodriguez. Perolehan poin pembalap Mercedes itu sudah tak mungkin terkejar karena musim tinggal menyisakan dua balapan.

Sebelum menjadi pembalap terbaik di 2018, Hamilton telah menjadi juara dunia empat kali dalam 10 tahun terakhir yakni pada 2008, 2014, 2015, 2017. Prestasi itu menjadikannya sebagai driver Britania Raya paling sukses dalam sejarah F1.

Lima gelar juara dunia juga membuat Hamilton sejajar dengan legenda F1 era 1950-an, Juan Manuel Fangio. Pembalap berjuluk The Boss itu kini bahkan tinggal berjarak dua gelar dari pemilik gelar juara dunia terbanyak di F1, Michael Schumacher.

“Saya telah bersama Mercedes sejak berusia 13 tahun untuk mencapai ini ketika Fangio melakukannya dengan Mercedes. Perasaan saya sangat luar biasa, seperti tidak nyata,” ujar Hamilton seperti dilansir Motorsport, Senin.

Konsistensi menjadi kunci utama kesuksesan Hamilton musim ini. Pembalap 33 tahun itu berhasil meraih sembilan kemenangan pada F1 2018. Catatan paling sensasional adalah ketika Hamilton meraih empat kemenangan beruntun yaitu pada seri GP Italia, GP Singapura, GP Rusia, dan GP Jepang. Hamilton pun hanya sekali gagal finis yakni di GP Austria.

Satu-satunya cela mungkin hanya performa sang pembalap yang antiklimaks di GP Meksiko. Start dari posisi ketiga, Hamilton gagal bersaing di tiga besar meski cukup ngotot di awal balapan. Hamilton memang hanya butuh finis nomor tujuh untuk menyegel gelar. “Balapan hari ini terbilang buruk. Saya hanya berusaha bertahan sepanjang balapan,” aku Hamilton.

Sementara itu, Sebastian Vettel tampak menyesali kegagalannya untuk bersaing dengan Hamilton di 2018. “Sekarang saya sudah tiga kali merasakan kekecewaan di mana Anda sadar sudah tidak punya peluang lagi untuk memenangi titel. Masa-masa itu tidaklah menyenangkan,” ujar pembalap Ferrari tersebut.