Juara Karate di Belgia, Siswa SMAN 6 Solo Ini Sempat Kesulitan Adaptasi Cuaca

Rizal Eka Wikanda, 16, berada di podium I seusai menjuarai 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia, Minggu (18/11 - 2018). (istimewa)
20 November 2018 22:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Rizal Eka Wikanda sukses menjadi juara di ajang 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia, Sabtu-Minggu (17-18/11/2018). Siswa SMAN 6 Solo itu sempat kesulitan adaptasi cuaca dingin di Belgia.

Turun di kelas kumite -68 kg, karateka 16 tahun asal Kota Solo itu lolos ke babak final seusai mengalahkan wakil Prancis, Belgia dan Italia. Di babak final, Rizal kembali bersua wakil tuan rumah Belgia. Rizal sempat tertinggal 0-1 dan kemudian mengalami cedera. Beruntung, dia bisa membalikkan kedudukan menjadi 4-2 setelahnya.

Sebelum bertandingan, Rizal ternyata sempat kesulitan beradaptasi dengan dinginnya suhu udara di Belgia. "Di sana rata-rata bersuhu 2-3 derajat. Tapi sempat 0 derajat. Tapi, saya punya tekad kuat untuk meraih prestasi sehingga mau tidak mau harus berjibaku dengan suhu udara di sini," papar Rizal saat dihubungi Solopos.com, Selasa (20/11/2018).

Rizal merupakan anak tunggal dari pasangan wawan Wikanda dan Rahayu Juniarti. Ini adalah kali keempat pelajar asal Nusukan itu mewakili Indonesia di kejuaraan karate internasional. Sebelumnya, Rizal sempat mengikuti kejuaraan internasional di Semarang, Thailand dan Spanyol.

"Di Thailand saya meraih emas. Di Spanyol saya hanya mampu menembus perempatfinal. Mudah-mudahan ke depan saya masih bertahan di pelatnas dan bisa turun di kejuaraan karate level senior," pungkasnya.