Solo Kembali Terpilih Jadi Tuan Rumah Proliga

Jakarta Pertamina Energi melawan Jakarta PGN Popsivo Polwan dalam Final Four Putaran Kedua Proliga 2018 di GOR Sritex Arena, Solo, Jumat (6/4 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
01 Desember 2018 08:25 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLOKota Solo kembali terpilih sebagai salah satu tuan rumah perhelatan Proliga 2019. Kompetisi bola voli kasta tertinggi di Indonesia itu bakal digeber di delapan kota mulai 7 Desember hingga 24 Februari 2019.

Kompetisi bola voli tahunan yang terlahir sejak 2002 itu akan dibuka dan ditutup di GOR Amongrogo Jogja. Kota lain yang menjadi tuan rumah putaran pertama Proliga 2019 adalah Gresik dan Bandung. Putaran kedua digelar di Kota Palembang, Pekanbaru dan Solo. 

GOR Sritex Arena Solo terpilih sebagai venue Seri 3 putaran kedua pada 25-27 Januari mendatang. Sementara final four pertama digelar di GOR Joyoboyo Kediri pada 8-10 Februari 2019. Final four kedua dilaksanakan di GOR Ken Arok Malang pada 15-17 Februari 2019). Grand final Proliga 2019 kembali digelar GOR Amongrogo pada 23-24 Februari 2019.

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty menyatakan Proliga 2019 dikemas berbeda dengan Proliga sebelumnya. Proliga 2019 dilaksanakan lebih awal yakni Desember 2018. Menurut Hanny, majunya pelaksanaan Proliga 2019 dilatarbelakangi adanya Pilpres dan Pileg tahun depan. 

“Kami menghormati adanya pelaksanaan Pilpres dan Pileg pada bulan April 2019. Makanya waktu pelaksanaan [Proliga 2019] lebih awal,” ujar Hanny kepada Solopos.com, Jumat (30/11/2018).

Menurut Hanny, grand final dilaksanakan dalam dua hari karena animo penonton yang begitu tinggi pada laga final sebelumnya di Jogja. “Rencananya perebutan tempat ketiga digelar saat grand final. Sebelumnya perebutan tempat ketiga digelar saat final four kedua," ungkap Hanny.

Kompetisi Proliga 2019 diikuti lima tim putri dan enam putra. Lima tim putri ini adalah Jakarta Pertamina Energi, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Bandung Bank BJB Pakuan, Jakarta BNI 46 dan Jakarta Elektrik PLN. Sedangkan enam tim putra adalah Surabaya Bhayangkara Samator, Palembang Bank Sumsel Babel, Jakarta Pertamina Energi, Jakarta BNI 46, Jakarta Garuda, Sidoarjo Aneka Gas Industri. 

Dua nama terakhir merupakan tim baru yang promosi ke Proliga 2019 ini. Pada tahun lalu, Surabaya Bhayangkara Samator meraih juara setelah mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel. Di tim putri, Jakarta Pertamina Energi keluar sebagai juara setelah mengalahkan Bandung Bank BJB Pakuan.