Force India Resmi Hilang di Formula 1 Musim Depan

Pembalap Force India, Esteban Ocon (Reuters/Ricardo Moraes)
02 Desember 2018 15:55 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, LONDON — Nama Force India resmi dihapus dari balapan Formula 1 (F1) 2019. Ini setelah Lawrence Stroll, pemilik baru tim tersebut, sepenuhnya mengganti nama tim menjadi Racing Point F1. Saat pabrikan tersebut diakuisisi dari pemilik lama Vijay Mallya Agustus lalu, Force India masih muncul sebagai embel-embel nama tim yakni Racing Point Force India.

Sebelumnya Lawrence Stroll yang juga ayah pembalap F1, Lance Stroll, berencana mempertahankan brand Force India berikut sasis mobilnya. Namun tim yang bermarkas di Silverstone, Inggris, tersebut akhirnya memilih membranding tim mulai dari nol dengan nama Racing Point F1. Kebijakan ini membuat nama Force India yang telah malang melintang di dunia jet darat sejak 2008 resmi hilang.

Force India terbentu setelah Vijay yang notabene pengusaha asal India mengambilalih tim Spyker pada akhir musim 2007. Musim lalu nasib Force India sempat ketar-ketir setelah Vijay dinyatakan pailit Juli 2018. Beruntung taipan asal Kanada, Lawrence Stroll, mengambilalih pabrikan tersebut sehingga Sergio Perez dan Esteban Ocon dapat melanjutkan race hingga akhir musim.

Racing Point pun resmi mendaftarkan Lance Stroll untuk menjadi pembalap baru menggantikan Ocon. Eks pembalap Williams itu menjadi kepingan terakhir untuk line up driver F1 musim 2019. Stroll sudah bergabung dengan Racing Point pada tes pascamusim F1 pekan ini. Pada Jumat (30/11/2018) waktu setempat, pembalap Kanada itu dipastikan bakal berduet dengan Perez musim depan. 

“Saya senang bisa mengonfirmasi kedatangan Lance. Dia baru berumur 20 tahun dan sudah punya dua tahun pengalaman di F1, termasuk raihan podium dan start dari barisan terdepan,” ujar Team Principal Racing Point, Otmar Szafnauer, dilansir Motorsport.

Stroll sendiri mengaku antusias bisa membalap dengan Racing Point. Dia menyebut tim barunya itu bisa memberinya perjalanan luar biasa dalam karier Formula 1. “Saya tak sabar bisa bekerja dengan tim yang sukses dengan budaya yang hebat. Ini adalah tantangan baru dan saya siap dengan kesempatan baru ini,” ujarnya.