Indonesia Jeblok di World Tour Finals 2018, Begini Evaluasi Susy Susanti

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu (Badmintonindonesia.org)
16 Desember 2018 19:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, GUANGZHOU - Indonesia gagal menempatkan wakil di babak semifinal BWF World Tour Finals 2018. Hasil ini pun tak sesuai target mengingat PBSI menginginkan satu gelar di ajang yang diikuti oleh pemain-pemain top dunia tersebut.

Sebanyak enam wakil Indonesia kandas di fase grup World Tour Finals 2018 yang digelar d Guangzhou, China, 12-16 Desember 2018. Mereka adalah Marcus Gideon/Kevin Sanjaya, Hendra Seriawan/Mohammad Ahsan, Anthony Ginting, Tommy Sugiarto, Greysia Polii/Apriyani Rahayu, serta Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja.

Marcus/Kevin yang menjadi andalan untuk meraih gelar terpaksa mundur karena cedera. "Hasilnya memang kurang bagus, penampilan atlet-atlet kami kurang maksimal. Mereka bermain under-perform dan andalan kita, Kevin/Marcus, juga ada masalah cedera. Tetapi dalam suatu pertandingan, situasi seperti itu bisa terjadi," kata Susy di Badmintonindonesia.org, Minggu (16/12/2018).

"Kami berharap para atlet bisa memperbaiki diri dan belajar dari pengalaman ini agar bisa meraih hasil yang lebih baik lagi," imbuh wanita yang menjadi Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI ini.

Susy lantas memberikan evaluasi kepada para pemain. "Anthony masih harus meningkatkan fokus dan kematangan dalam menerapkan strategi. Dia juga harus bisa mengatur irama permainan dalam menghadapi lawan-lawan yang berbeda, khususnya yang ada di jajaran elit dunia," tutur Susy.

"Greysia/Apriyani butuh meningkatkan power dan ketahanan yang lebih, juga servis ya, karena lawan sudah mempelajari kelemahan-kelemahan mereka."

"Hafiz/Gloria sebetulnya di awal bisa main bagus dengan mengalahkan pasangan Jepang, tapi mereka masih kurang konsisten, kurang tahan dan kurang percaya diri di pertandingan berikutnya," pungkas Susy.