Sport
Minggu, 29 April 2018 - 20:25 WIB

Bekuk Inter, Juventus Kian Dekat dengan Juara Liga Italia

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

<p><strong>Solopos.com, MILAN</strong> – Juventus memetik <a href="http://bola.solopos.com/read/20180428/498/913148/inter-milan-vs-juventus-pertaruhan-singgasana-liga-italia">kemenangan penting atas Inter Milan</a> dalam lanjutan Liga Italia. Kemenangan itu membuat Juve dianggap semakin dekat dengan gelar scudetto Liga Italia.</p><p>Melawan Inter di Giuseppe Meazza, Minggu (29/4/2018) dini hari WIB, <a href="http://bola.solopos.com/read/20180429/498/913341/liga-italia-ayo-terus-pepet-juve-napoli">Juve</a> menang dengan skor 3-2. Juve sendiri unggul jumlah pemain setelah Matias Vecino diganjar kartu merah pada babak pertama. Padahal saat itu, Juve sudah unggul lewat gol Douglas Costa.</p><p>Namun, Juve justru berbalik tertinggal setelah Mauro Icardi menjebol gawang Gianluigi Buffon serta gol bunuh diri Andrea Barzagli. Untungnya, Juve mampu membalikkan kedudukan berkat gol bunuh diri Milan Skriniar dan lesakkan Gonzalo Higuain.</p><p>Hasil tersebut membuat <a href="http://bola.solopos.com/read/20180423/498/912254/jika-juventus-napoli-finis-dengan-poin-sama-siapa-juara">Juventus</a> kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 88 poin. Mereka unggul empat poin dari Napoli yang berada di peringkat posisi kedua. Namun, Napoli baru main pada Minggu malam WIB.</p><p>"Ini merupakan malam indahnya sepak bola, antara dua tim yang butuh kemenangan dan sama-sama ngotot untuk melakukannya," tutur Allegri seperti dikutip dari <em>Soccerway.</em></p><p>"Kami tampil agresif dan bermain baik sepanjang babak pertama, tapi kami lalu ’ketiduran’ di ruang ganti dan lantas berbalik ketinggalan. Kami lalu malah terus mengirimkan umpan-umpan silang ketika seharusnya mengoper di sekeliling kotak penalti lawan. Inter bermain baik tapi kelelahan di bagian akhir, kedodoran secara fisik, dan kami ambil peluang," jelasnya.</p><p>"Ini merupakan satu langkah lagi menuju Scudetto, walaupun tetap sangat sulit. Tak ada yang pasti dalam sepak bola, saya sudah tahu ini akan berat dan di laga-laga akhir senantiasa ada tekanan lebih besar ketimbang saat masih September 2017. Bahkan tim yang punya kekuatan mental hebat pun akan punya momen-momen kehilangan rasa percaya diri," tandas Allegri.</p>

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Kata Kunci :
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif