Sport
Senin, 21 Januari 2013 - 19:55 WIB

BWF Janji Evaluasi Jadwal Turnamen

Redaksi Solopos.com  /  Imam Yuda Saputra  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Ilustrasi

KUALA LUMPUR—Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) berjanji untuk mengevaluasi kembali jadwal turnamen internasional yang mereka susun dalam setahun.

Advertisement

Sebelumnya, sejumlah pemain tepok bulu papan atas mengkritik penyusunan agenda turnamen yang dibuat BWF. Mereka menilai jadwal internasional tersebut terlampau padat dan tak memberi kesempatan bagi pemain untuk beristirahat.

Di antara pemain yang menyerukan perubahan jadwal, adalah pebulu tangkis veteran Indonesia, Taufik Hidayat bersama pemain nomor satu dunia, Lee Chong Wei. Kepala Pelatih Bulu Tangkis China, Li Yongbo juga pernah menuntut agar BWF melakukan perubahan jadwal turnamen yang selama ini berjalan sangat berdekatan.

Seperti dilansir situs resmi BWF, Senin (21/1), pihak federasi pun berjanji untuk melakukan evaluasi agenda, dengan mempertimbangkan waktu istirahat bagi pemain. “Kami mendengar itu. Kami sekarang mengevaluasi kembali kalender turnamen untuk 2014-2018 dan akan memberi waktu jeda bagi pemain mungkin di awal atau pertengahan tahun,” beber Deputy President BWF, Paisan Rangsikitpho.

Advertisement

Pekan lalu, Chong Wei mempertanyakan kalender turnamen yang dibuat BWF. Dia menganggap jadwal tersebut terlalu padat dan tak memberi kesempatan bagi pemain untuk ambil napas. Alhasil, dalam beberapa turnamen internasional justru ada peserta yang akhirnya memilih mengundurkan diri. Padatnya jadwal juga mengakibatkan cedera semakin rentan terjadi.

“Kami harus melihat banyak hal dalam beberapa tahun belakangan, seperti adanya Olimpiade, Thomas Cup dan Asian Games dan kami tidak ingin susunan itu dihapus. Kami mungkin akan mengatur lagi turnamen-turnamen tersebut jadi para pemain tidak harus bermain dengan ‘iklim dingin’ dalam sepekan dan merasakan ‘iklim panas’ dalam pekan berikutnya,” jelas Paisan.

Tahun ini, dua turnamen Open, yakni Korean Open dan Malaysia Open memang tak memiliki jeda yang panjang. Dua turnamen internasional yang masing-masing digelar selama sepekan tersebut, dilakukan hanya dalam tempo dua pekan dengan bergantian.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif