Sport
Senin, 30 April 2012 - 19:19 WIB

EURO 2012: Kanselir Jerman Berencana Bokiot Euro 2012

Redaksi Solopos.com  /  Anik Sulistyawati  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Angela Merkel

Angela Merkel

MUNICH–Kanselir Jerman, Angela Merkel, berencana untuk memboikot turnamen sepak bola di Benua Eeopa,  Euro 2012, di Ukraina kecuali pemerintah negara tersebut mau melepaskan pemimpin oposisi, Yulia Tymoshenko. Demikian laporan yang diturunkan media setempat, seperti dilansir guardian.co.uk, Senin (30/4/2012) WIB.

Advertisement

Keputusan Merkel ini dibuat setelah putri mantan perdana menteri Ukraina itu mengajukan permohonan kepada pemerintah Jerman untuk menyelamatkan nyawa ibunya, yang menghabiskan 10 hari dalam kelaparan.

“Tolong selamatkan ibu saya sebelum terlambat,” pinta Eugenia Tymoshenko kepada pemimpin Jerman dalam sebuah wawancara dengan harian Frankfurter Allgemeinen Sonntagszeitung.

“Nasib ibu dan negara saya sekarang sama, jika dia mati maka demokrasi akan mati bersama ibu saya,” lanjutnya.

Advertisement

Tymoshenko, 52, mantan pemimpin Revolusi Oranye Ukraina yang dipenjara selama tujuh tahun dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan dalam kesepakatan energi dengan Rusia. Ia melakukan aksi mogok makan sebagai protes atas tindakan pelecehan dalam tahanan.

Ia mengklaim sipir penjara telah memukul perut dan memelintir tubuhnya saat hendak dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan masalah punggung kronis. Ia mengalami memar di bagian tangan kanan, lengan, dan perut seperti yang terdokumentasi dalam sejumlah gambar.

Mengacu sebuah laporan di majalah Der Speigel, Merkel mempertimbangkan untuk menarik diri dari Euro 2012 di Ukraina dan meminta para menterinya untuk melakukan hal yang sama.

Advertisement

Menteri Dalam Negeri Jerman, Hans-Peter Friedrich, yang juga menjabat sebagai Menteri Olahraga, telah mengumumkan niatnya untuk memboikot laga antara Jerman kontra Belanda di Kharkiv, kota tempat dimana Tymoshenko ditahan, jika dia dilarang menjenguk Tymoshenko sebelum laga itu digelar.

Kantor berita pemerintah menolak untuk berkomentar soal laporan mengenai Spiegel tersebut, namun juru bicara pemerintah, Steffen Seibert, pekan lalu mengatakan masih tetap terbuka apakah Merkel, yang merupakan penggemar sepak bola, akan datang, sembari menambahkan pemerintah mengamati dengan serius perkembangan soal Tymoshenko.

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif