SOLOPOS.COM - Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Wikipedia)

ISC A 2016 telah mempertemukan antara Semen Padang melawan Persija Jakarta. Bek sayap Semen Padang, Novan Setya Sasongko mengaku menyesal akibat perbuatannya yang berujung pada pemberian kartu merah oleh wasit.

 

Promosi Antara Tragedi Kanjuruhan dan Hillsborough: Indonesia Susah Belajar

 

Harianjogja.com, JAKARTA — Bek sayap Semen Padang, Novan Setya Sasongko, angkat bicara soal kartu merah yang diterimanya di laga kontra Persija Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Novan mengaku menyesal telah bertindak sembrono dalam duel lanjutan ISC A 2016 tersebut.

Pada pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tersebut, Novan dikeluarkan wasit pada menit 68. Dia menerima kartu kuning kedua usai melanggar Ismed Sofyan.

Novan menyatakan sebenarnya sudah memperhitungkan kecepatannya saat berebut bola dengan Ismed. Dari perkiraannya, bek yang pernah membela timnas Indonesia tersebut bisa memenangkan perebutan bola.

“Pikiran saya seperti itu. Tapi, ternyata Ismed lebih cepat. Saya menyesal, karena sebenarnya kartu kuning kedua itu sangat tidak perlu,” kata Novan.

Keluarnya Novan membuat permainan Semen Padang limbung. Hal tersebut diamini oleh pelatih Kabau Sirah, Nilmaizar.

Nil sempat memasukkan Mekan Nasyrov untuk memperkuat pos di lini belakang. Namun, saat bermain dengan tiga bek, lini pertahanan Semen Padang bisa diacak-acak dengan mudah oleh para pemain depan Macan Kemayoran.

“Tentu berpengaruh. Makanya, saya tarik keluar Hengki Ardiles, dan masukkan Mekan. Hengki bukan jelek mainnya. Tapi, Mekan masuk untuk mengamankan area pertahanan,” terang Nil saat ditemui di kawasan Slipi, Jakarta Barat, pagi tadi.

Dengan demikian, Semen Padang tak bisa memainkan Novan saat menjamu Persipura Jayapura, Sabtu (14/5/2016). Kemungkinan besar, Satrio Syam akan diturunkan untuk mengisi pos yang ditinggalkan Novan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya