Sport
Kamis, 3 Maret 2016 - 13:35 WIB

ISC B 2016 : Sempat Tersandung Kasus Sepak Bola Gajah, Klub Ini Mulai Negosiasi Pemain Jelang ISC

Redaksi Solopos.com  /  Jumali  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Kapten PSIS Semarang, Fauzan Fajri (kanan), berusaha melewati kawalan pemain dari suporter Panser Biru pada laga persahabatan bertajuk Tombo Kangen di Stadion Jatidiri, Semarang, Sabtu (6/2/2016). Laga ini dimenangkan PSIS dengan skor telak 15-1. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos.com)

ISC B 2016 akan digulirkan untuk klub Divisi Utama. PSIS Semarang yang sempat tersandung kasus sepak bola gajah kini mulai negosiasi pemain jelang keikutsertaannya di ISC.

 

Advertisement

 
Harianjogja.com, SEMARANG — Rencana bergulirnya Indonesia Soccer Competition (ISC) B 2016 untuk Divisi Utama ditanggapi serius PSIS Semarang. Manajemen tim berjuluk Mahesa Jenar itu bergerak melakukan negoasiasi dengan sejumlah pemain pilar pada beberapa musim terakhir.

CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya, menjelaskan tahapan pertama pihaknya memanggil enam pemain yang masuk proyeksi skuat utama. Mereka kapten musim lalu, Fauzan Fajri, gelandang Edyanto, M Yunus, dan Bakori Andreas. Serta dua penyerang Hari Nur Yulianto dan Johan Yoga Utama. Nama terakhir memperkuat PSIS dalam ajang Piala Polda Jateng 2015.

“Lebih baik kami mulai sedari awal sehingga pemain-pemain yang jadi motor tim ini tak berpindah ke klub lain,” ungkap AS Sukawijaya, yang akrab disapa Yoyok, Kamis (3/3/2016).

Advertisement

Fauzan, Ediyanto, Hari Nur serta M. Yunus memperkuat PSIS dua musim terakhir kompetisi Divisi Utama. Kontribusi ketiganya mampu membawa tim ibu kota Jateng itu melaju hingga babak 8 Besar musim 2014-2015.

Bahkan Hari Nur jadi pemain tersubur kedua PSIS dengan torehan 20 gol. Yoyok menambahkan, untuk tahap kedua, manajemen tetap mempriotaskan muka-muka lama seperti bek Taufik Hidayat, gelandang Andi Rahmat, gelandang Franky Mahendra serta pemain-pemain muda semisal M. Tegar Pribadi, Andrianto, dan Dani Raharjanto.

Meski demikian, manajemen PSIS akan berkoordinasi dengan tim pelatih untuk mencari pemain dalam seleksi yang akan digelar dalam waktu dekat. “Paling tidak kerangka tim sudah ada dan itu cukup kuat. Tinggal penambahan beberapa personel yang dirasa perlu oleh pelatih,” tuturnya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif