SOLOPOS.COM - Pemain Persis Solo dalam sesi latihan. (Dok/JIBI/Solopos)

Jelang Piala Kemerdekaan Persis masih membutuhkan pemain baru. Karena itu pelatih Aris Budi membidik pemain ISL.

Solopos.com, SOLO — Persis Solo mulai membidik sejumlah pemain klub-klub Indonesia Super League (ISL) untuk memperkuat skuat yang akan berlaga di Piala Kemerdekaan.

Promosi Tragedi Simon dan Asa Shin Tae-yong di Piala Asia 2023

Laskar Sambernyawa, julukan Persis, telah mengirimkan surat kesediaan mengikuti turnamen yang diselenggarakan Tim Transisi bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mulai 1 Agustus nanti. Oleh sebab itu, Persis mulai berancang-ancang merancang skuat untuk berkompetisi di Piala Kemerdekaan.

Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, berkomitmen tetap mempertahankan formasi pemain yang dimiliki saat ini. Namun tidak menutup kemungkinan, dia akan mendatangkan tambahan amunisi untuk memperkuat tim besutannya.

“Mungkin tambah sekitar enam pemain untuk mengisi posisi masih kosong seperti wing back. Tapi ini sekadar rencana saya belum dipastikan dengan manajemen. Lagipula, turnamennya [Piala Kemerdekaan] juga belum pasti, kami fokus di Piala Polda Jateng [Jawa Tengah] dulu,” ujar Aris saat dijumpai wartawan di Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (7/7/2015).

Aris mengatakan bakal memprioritaskan buruan pemain dari klub-klub ISL yang tidak ikut berkompetisi di Piala Presiden maupun Piala Indonesia Satu. Sebab, dia menginginkan para pemain terbaik untuk memperkuat Persis di Piala Kemerdekaan.

Mantan juru taktik Persik Kediri itu mengklaim telah mengantongi sejumlah nama pemain ISL yang bersedia merapat ke Laskar Sambernyawa. “Anindito [Wahyu] bisa dipinjam dari Mitra Kukar. Bek Sriwijaya FC, Fachrudin [Aryanto], yang dari Klaten itu juga mengatakan siap bergabung dengan Persis jika dibutuhkan,” tutur Aris.

Selain memburu tambahan pemain jebolan ISL, Aris juga berniat memanggil kembali bek tengah Gusripen Efendi. Mantan pemain PSPS Pekanbaru itu sempat memperkuat Persis dalam persiapan Divisi Utama (DU) musim lalu.

Dia dipulangkan setelah seluruh kompetisi dibubarkan karena pembekuan PSSI oleh Kemenpora.
Persis telah memanggil kembali Gusripen untuk tampil di Piala Polda Jateng. Namun, pemain asal Padang itu tidak dapat kembali ke Kota Bengawan karena alasan keluarga.

Tim Transisi memberi kuota satu pemain asing bagi setiap tim peserta Piala Kemerdekaan. Akan tetapi, Aris menilai skuat besutannya tidak membutuhkan tambahan pemain asing jika telah diperkuat sejumlah penggawa ISL.

“Kalau mendapatkan tambahan pemain ISL, saya rasa enggak perlu menambah pemain asing. Ini saja sudah cukup,” imbuh dia. (Tri Indriawati/JIBI/Solopos)

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo sedang memberi pengarahan kepada anak didiknya. JIBI/Solopos/

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo sedang memberi pengarahan kepada anak didiknya. JIBI/Solopos/

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya