SOLOPOS.COM - Jajaran manajemen dan pelatih Persiharjo Sukoharjo berfoto seusai mendeklarasikan tim tampil di Liga 3 di Klopo Steak Sukoharjo, Sabtu (3/3/2018). (Istimewa)

Solopos.com, SOLO–Insan sepak bola di Kabupaten Sukoharjo berduka. Pengurus Persatuan Sepak Bola Indonesia Sukoharjo (Persiharjo), Harjito, meninggal dunia akibat sakit pada Sabtu (27/5/2023) kemarin.

Rekan almarhum, Yanis “Ucok” Budi Purwanto, saat dihubungi¬†Solopos.com,¬†Minggu (28/5/2023), menyampaikan insan sepak bola Sukoharjo berduka dengan kepergian Harjito.

Promosi Semarak Bulan Pelanggan Candi Elektronik

Dia mendapat informasi Harjito yang merupakan warga Jombor, Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari meninggal dunia karena sakit stroke yang diderita sejak lima tahun terakhir.

Ucok yang juga pelatih dan pengurus PSG Begajah Sukoharjo itu mengenal Harjito sudah lama. Menurut Ucok, Harjito memiliki dedikasi tinggi dalam mengurus Persiharjo, baik junior maupun senior.

Harjito adalah orang yang terus berusaha menghidupkan Persiharjo meski kondisi sulit karena kecintaanya terhadap klub sepak bola kebanggaan masyarakat Sukoharjo itu.

“Persiharjo kali terakhir menjadi kontestan Liga 3 yang akhirnya dihentikan pada 2022 lalu [dampak Tragedi Kanjuruhan]. Saat itu Pak Harjito sudah sakit,” kata Yanis Ucok.

Dia melanjutkan sebelum sakit, Harjito yang termasuk tokoh senior sepak bola Sukoharjo itu mencurahkan tenaga, pikiran, dan lainnya agar Persiharjo tetap eksis. Persiharjo dahulu pernah berpartisipasi pada Piala Suratin dengan markas Gelora Merdeka Jombor Sukoharjo.

Harjito juga mengurus Sekolah Sepak Bola (SSB) Fortuna. Dia pernah menunjuk Ucok sebagai pelatih SSB Fortuna pada 2000-an.

“Pak Harjito itu tokoh sepak bola Sukoharjo yang paling senior. Dedikasi beliau terhadap Persiharjo sangat tinggi,” ucap Ucok.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di WhatsApp Komunitas dengan klik Solopos News Update dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
youth writing contest
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Solopos Stories
Berita Lainnya