SOLOPOS.COM - Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong mengawasi para pemain saat pemusatan latihan di Surabaya, Kamis (8/6/2023). (Twitter/@PSSI).

Solopos.com, SURABAYA–Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) berharap anak asuhnya dapat mengikuti instruksinya dan segera meningkatkan fisik menjelang FIFA matchday melawan Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya pada Rabu, 14 Juni 2023.

“Saya hanya bisa berusaha untuk meningkatkan fisik pemain biar bisa main semaksimal mungkin di pertandingan nanti dan saya berharap agar pemain bisa bekerja maksimal serta mengikuti arahan saya,” kata Shin dalam keterangannya di Surabaya dikutip dari Antara, Jumat (9/6/2023).

PromosiInotek dan HM Sampoerna Dampingi UMKM DKI Jakarta Bisa Go Digital

Terkait dengan pemain yang baru bergabung, Shin tidak dapat menilainya, karena baru kemarin dirinya memimpin langsung pasukan Garuda.

“Saya tidak bisa menilai apa-apa kekuatan pemain yang baru bergabung, tetapi jika mereka masuk dalam timnas senior artinya tingkatannya sudah berbeda dengan yang lain,” ujarnya.

Selain itu, pelatih kelahiran Yeongdeok, Korea Selatan tersebut menilai kualitas para pemain Palestina masih di atas Indonesia.

Sebab, saat ini anak asuh dari Noureddine Ould Ali menduduki peringkat 93 dalam rangking FIFA, sedangkan skuad Garuda berada di urutan 149.

“Semua bisa melihat dan tahu Palestina rankingnya di peringkat 93. Saya akan berusaha semaksimal mungkin segera meningkatkan fisik pemain meskipun tidak punya banyak waktu,” ulas  Shin.

Oleh karena itu, mantan pelatih Timnas Korea Selatan tersebut berharap para pemainnya bisa semakin berkembang.

“Harapan saya semoga teman-teman yang ada di timnas senior bisa berkembang lebih dari sekarang,” tutur mantan pemain Seongnam Ilhwa Chunma tersebut.

Dalam pemusatan latihan hingga hari ke-4, pada Kamis (8/6/2023) sore, baru ada 15 pemain yang menjalani pemusatan latihan di Surabaya.

Mereka meliputi Syahrul Trisna, Andy Setyo, Dimas Drajad, Dendy Sulistyawan, Fachruddin Aryanto, Sandy Walsh, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.

Kemudian, Edo Febriansyah, Ricky Kambuaya, Rachmat Irianto, Marc Klok, Marselino Ferdinan, Ernando Ari, dan Stefano Lilipaly.

Manajer timnas Indonesia Sumardji kecewa lantaran hingga saat ini baru 15 pemain yang datang di pemusatan latihan (TC) di Surabaya.

Sumardji berharap klub segera melepas pemain sehingga bisa berkumpul bersama-sama di Surabaya.

“Saya sampaikan di sini, ada dua pemain Persija yang masih ditahan. Semestinya Witan Sulaeman dan Rizky Ridho ada di sini karena tidak ada kegiatan di klub. Mohonlah mengerti karena kami juga menginginkan adanya chemistry antarpemain. Komunikasi timnas dan klub jangan seperti ini lagi,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di WhatsApp Komunitas dengan klik Solopos News Update dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
youth writing contest
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Solopos Stories
Berita Lainnya