Sport
Jumat, 27 April 2018 - 20:55 WIB

Liga Europa: Bisa Apa di Kandang Atletico, Arsenal?

Redaksi Solopos.com  /  Ahmad Baihaqi  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

<p><strong>Solopos.com, LONDON</strong> &mdash; Harapan <a href="http://bola.solopos.com/read/20180426/498/912932/tinggalkan-arsenal-wenger-masih-ingin-berkarier-di-eropa">Arsene Wenger</a> untuk mempersembahkan trofi terakhir bagi Arsenal bisa berujung berantakan setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan Atletico Madrid di leg I semifinal Liga Europa di Emirates, Jumat (27/4/2018) dini hari WIB. Bertanding melawan 10 pemain sejak menit ke-10, <a href="http://bola.solopos.com/read/20180427/498/913052/liga-europa-penyesalan-arsenal-usai-diimbangi-10-pemain-atletico">The Gunners</a> hanya mampu menceploskan satu gol meski menguasai hampir sepanjang pertandingan.</p><p>Meski kelihatannya kedua tim masih berpeluang lolos, hasil itu bisa menjadi alarm bahaya bagi Mesut Ozil dkk. Mereka harus menang minimal 1-0 atau meraih hasil seri dengan skor lebih besar dari 1-1 dalam leg II di Wanda Metropolitano, 4 Mei 2018. Masalahnya, Atletico amat jarang kebobolan di kandang sendiri.</p><p>Gawang <a href="http://bola.solopos.com/read/20180427/498/913010/hasil-liga-europa-arsenal-diimbangi-atletico-marseille-gasak-salzburg">Los Rojiblancos</a>, julukan Atletico, tak pernah bobol dalam 11 laga kandang terakhirnya di semua kompetisi. Kali terakhir mereka kemasukan di Wanda Metropolitano adalah saat bermain imbang 1-1 dengan Girona, 20 Januari, atau tiga bulan silam.</p><p>Meski demikian, gelandang Arsenal, Jack Wilshere, tetap percaya diri timnya mampu meruntuhkan rekor tersebut. Syaratnya, The Gunners mampu mengulangi performa seperti saat melawan Atletico di leg I. Arsenal sejatinya bermain sangat apik, menciptakan hingga 24 peluang yang membuat Los Rojiblancos keteteran.</p><p>Sayang finishing yang buruk ditambah kepiawaian Kiper Atletico, Jan Oblak, membuat mereka harus puas berbagi skor 1-1. Di laga itu, Oblak setidaknya membuat tujuh penyelamatan krusial, di antaranya memblok peluang Danny Welbeck dari jarak dekat. Dia juga menepis tandukan Aaron Ramsey yang bisa membuat skor menjadi 2-1.</p><p>&ldquo;Kami akan mengambil pelajaran positif dari malam ini,&rdquo; ujar Wilshere dilansir <em>Arsenal.com</em>, Jumat.</p><p>&ldquo;Tentu saja Anda pulang dengan rasa pahit karena kami punya kesempatan untuk ke final malam ini. Di situlah letak penyesalannya,&rdquo; timpal Wenger.&nbsp;</p>

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Kata Kunci :
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif