Sport
Kamis, 19 Desember 2013 - 04:53 WIB

MOTOGP 2014 : Lorenzo Jalani Operasi Angkat Pelat dan Sekrup

Redaksi Solopos.com  /  Mulyanto Utomo  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, BARCELONA — Pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, melakoni operasi untuk pengangkatan pelat dan 11 sekrup yang dipasang pada tulang selangkanya pertengahan musim ini. Operasi ini dilakukan oleh tim dokter yang beranggotakan Dr. Joaquin Rodriguez, Dr. Ana Carreras dan Dr. Marc Cots di Rumah Sakit General de Catalunya, Sant Cugat, Barcelona, Selasa (17/12/2013) waktu setempat.
Selama operasi ia juga didampingi dokter pribadinya, Teresa Sola.

Dilansir MotoGP, Rabu (18/12) WIB, pembalap Yamaha ini mengalami nasib nahas lantaran terlibat kecelakaan dua kali yang berbuntut pada patahnya tulang selangka. Alhasil, Lorenzo pun harus naik meja operasi hingga dua kali untuk menyembuhkan cedera bahu di musim ini.

Advertisement

Insiden pertama terjadi saat ia melakoni sesi latihan di Assen, GP Belanda, Juni lalu. Lorenzo menjalani operasi pascaterjatuh di sesi itu karena mengalami dislokasi bahu dan retak tulang selangka. Meskipun demikian, ia membuat kejutan lantaran ambil bagian dalam balapan dan mampu finis di urutan kelima dalam kondisinya yang masih sakit.

Sayangnya, ketidakberuntungannya masih berlanjut. Kecelakaan kedua terjadi di Sachsenring, GP Jerman yang membuat luka lamanya semakin memburuk dan berujung pada absen saat racing. Pelat titanium yang ditanam di badannya bengkok dan harus dimasukkan ulang. Tulang selangka Lorenzo pun kembali retak. Alhasil, ia lagi-lagi menjalani operasi untuk memasukkan pelat baru.

Dengan pengangkatan pelat serta sekrup ini membuat cedera tulang selangkanya dapat sembuh secara alamiah. Tindakan medis ini dilakukan demi membuat kesehatan juara dunia dua kali MotoGP lebih baik lagi demi menyukseskan targetnya di musim balap 2014.

Advertisement

Operasi ini memang bukan yang pertama bagi rekan Valentino Rossi ini. Pembalap 26 tahun ini pernah mendapatkan tindakan medis serupa pada ibu jari tangan kanannya karena cedera pada musim 2010. (Farida Trisnaningtyas/JIBI)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif