SOLOPOS.COM - Sejumlah pemain Persis Solo sedang berlatih pada musim lalu. JIBI/Solopos/dok

Pemain Persis hijrah ke PSS Sleman. Hal ini diketahui setelah dalam sesi latihan sebelumnya, dua orang pemain itu Ainudin dan Yunet, tidak ikut hadir.

Solopos.com, SOLO – Dua penggawa Persis Solo musim lalu, Ainudin Devira dan Yunet H.W. ternyata mengubah pendiriannya untuk tetap bertahan di Laskar Sambernyawa musim ini. Keduanya memutuskan untuk bergabung dengan tim Divisi Utama (DU) lainnya yang juga menjadi rival klasik Persis dalam beberapa musim terakhir, yakni PSS Sleman.

Promosi Mendamba Ketenangan, Lansia di Indonesia Justru Paling Rentan Tak Bahagia

Kabar bergabungnya Ainudi dan Yunet ini sebenarnya sudah tercium sejak awal. Hal ini menyusul absennya kedua pemain itu dalam proses latihan dan seleksi yang digelar Persis dalam beberapa hari terakhir.

Bahkan dalam laga uji coba yang digelar Persis melawan PS MARS di Stadion Manahan, Kamis (29/1/2015) lalu kedua pemain itu tak tampak batang hidungnya. Pelatih Persis, Aris Budi Sulistyo, mengaku bahwa Ainudin sudah meminta izin untuk absen, sementara Yunet tidak hadir tanpa keterangan.

“Kalau Yunet memang sudah tidak kami pertahankan, tapi kalau Ainudin bilangnya izin. Tapi kalau izinnya indisipliner [seleksi dengan tim lain ya saya akan mencoretnya,” ujar Aris saat dijumpai wartawan seusai laga di Stadion Manahan, Kamis kemarin.

Di sisi lain, Manajer PSS Sleman, Haru Setiawan, membenarkan jika kedua pemain Persis musim lalu itu bergabung dengan skuatnya. Bahkan keduanya sudah masuk dalam daftar 18 pemain yang berpeluang menghuni skuat utama.

“Memang benar kedua pemain Persis itu bergabung dengan skuat kami. Toh
di Persis mereka juga baru menjalani seleksi, di tempat kami keduanya
bahkan sudah masuk dalam daftar 18 pemain pantauan,” tutur Haru saat
dihubungi Espos, Kamis malam.

Haru menambahkan meski sudah masuk pantauan bukan berarti Ainudin dan
Yunet mendapat garansi untuk direkrut. Keduanya bisa dicoret seandainya dalam proses seleksi yang digelar hingga Sabtu (31/1) nanti, menunjukkan penurunan performa.

Sementara itu, koordinator pembentukan tim Persis, Totok Supriyanto, merasa kecewa dengan keputusan Ainudin hengkang ke PSS. Sebab Ainudin saat ini menjadi salah satu pemain yang masuk dalam rancangan skuat inti Persis. Terlebih saat ini Persis memang membutuhkan tambahan pemain di posisi penyerang.

“Tapi enggak apa-apa. Semua keputusan ada pada masing-masing pemain.
Kami kan juga belum mengontrak mereka. Tapi kalau dia di sana tidak
terpakai dan ingin kembali, kami tidak akan semudah itu menerimanya,”
tutur Totok. (Imam Yuda Saputra/JIBI/Solopos)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Saluran WhatsApp dengan klik Soloposcom dan Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini" Klik link ini.
Solopos Stories
Honda Motor Jateng
Honda Motor Jateng
Rekomendasi
Berita Lainnya