Borong 3 Emas Asian Para Games 2018, Atlet 19 Tahun Ini Curi Perhatian

Dheva Anrimusthi (Antara/Akbar Nugroho Gumay)
14 Oktober 2018 16:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA — Dheva Anrimusthi menjadi buah bibir di cabang bulu tangkis Asian Para Games 2018 setelah menyumbang medali emas paling banyak bagi Indonesia. Tak tanggung-tanggung, tiga dari enam emas yang didapatkan tim bulu tangkis Indonesia merupakan andil pemain 19 tahun ini.

Sumbangan emas pertama Dheva adalah dari nomor beregu putra. Selain Dheva, empat pemain yang ikut berjuang di nomor itu adalah Fredy Setiawan, Hafizh Briliansyah/Hary Susanto, dan Suryo Nugroho. Selanjutnya, sumbangan emas kedua Dheva didapat dari nomor tunggal putra SU5. Pada final yang dimainkan di Istora Senayan, Sabtu (13/10/2018), ia sukses mengalahkan sesama atlet Indonesia, Suryo, dengan skor 22-20, 21-13.

Tak sampai 30 menit setelah melawan Suryo, ia harus memainkan laga final ganda putra SU5 berpasangan dengan Hafizh. Dheva/Hafizh bertemu dengan sesama wakil Indonesia, Suryo/Oddie Kurnia Dwi dan menang dua game langsung, 21-9, 21-9. Kesuksesan meraih tiga medali emas tak lantas membuat Dheva besar kepala. 

Pemain kelahiran 15 Desember 1998 itu menyebut masih ada target besar yang ingin dicapainya yakni Paralimpiade 2020 di Tokyo. “Dari segi permainan masih banyak yang kurang, dari pukulan-pukulannya. Harus lebih dipersiapkan lagi untuk Paralimpiade,” ujar Dheva seperti dilansir Liputan6, Sabtu.

Tugas berat memang telah menanti Dheva setelah ini. Dengan ambisi tampil di Paralimpiade 2020, dia wajib lolos dari proses klasifikasi yang semakin ketat. Dheva tak menampik persaingan di Paralimpiade akan jauh lebih sengit meski Indonesia cukup mendominasi di Asian Para Games. 

“Pastinya lawan berpikir bagaimana cara mengalahkan kami. Namun kami tetap antisipasi dengan berlatih lebih giat,” kata dia.