Anak Penjual Martabak Asal Solo Juara Karate di Belgia

Nandana Putra Purnama, 11, karateka cilik asal Solo naik podium I usai menjuarai 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia, Minggu (18/11 - 2018). (Istimewa)
18 November 2018 20:34 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Rohman Sidiq Purnomo, 41, tak bisa menyembunyikan rasa haru. Berulang kali ia mengucap syukur atas keberhasilan anaknya, Nandana Putra Purnama, 11, meraih dua medali emas di ajang 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia, Sabtu-Minggu (17-18/11/2018).

Rohman yang hanya bisa menyaksikan anaknya bertanding melalui livestreaming di Youtube tidak menyangka anak keduanya itu mampu meraih prestasi di level internasional saat usianya masih cukup belia. Ia menangis haru saat menyaksikan anaknya berada di podium I, berkalungkan bendera merah putih.

“Saya menyaksikan pertandingan anak saya di laptop bersama istri dan anak pertama saya. Ini baru saja selesai. Alhamdulillah, anak saya bisa meraih dua medali emas masing-masing dari kumite -35 kg yang dipertandingkan kemarin dan nomor kata yang dipertandingkan sore ini WIB,” ujar Rohman saat berbincang dengan Solopos.com melalui telepon, Minggu petang.

Di babak final kumite -39 kg, Nandana bertemu Diop Lorick dari Prancis. Di babak final nomor kata, Nandana kembali bertemu wakil Prancis yakni Chaffort Noah. Nandana merupakan siswa Kelas V SD Al Islam Jamsaren Solo. Bocah asal Kampung Nirbitan, Tipes, Serengan, Solo, mengenal karate sejak masih TK.

“Kebetulan tetangga samping rumah itu anaknya biasa berlatih karate. Lalu, anak saya merasa penasaran sehingga ikut-ikutan berlatih karate. Pada awal ikut kejuaraan, dia masih suka nangis kalau kalah bertanding. Tapi, setelah itu dia lebih giat berlatih hingga akhirnya bisa meraih berbagai medali. Salah satunya meraih medali emas Kejurnas Amura Do Indonesia pada Mei 2018 lalu,” ucap Rohman yang biasa berjualan martabak tak jauh dari Masjid Fatimah ini.

Di kejuaraan karate yang digelar di Belgia ini, Nandana ditemani seniornya, Rizal Eka Wikanda, 16, yang tak lain siswa Kelas XI SMAN 6 Solo. Nandana dan Rizal Eka merupakan peraih Juara I putaran final Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang diselenggarakan di Jogja pada September 2018 lalu.

Lantaran meraih medali emas, dua karateka asal Solo itu berhak mewakili Indonesia mengikuti 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia. Rizal Eka sendiri mampu membawa medali emas di kelas kumite. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar dari Rizal Eka yang juga turun di nomor kata.