Nandana Juara Karate di Belgia, Sang Ayah Dukung Via Streaming

Nandana Putra Purnama, 11, karateka cilik asal Solo berada di podium pertama sata penyerahan medali di di Belgia, Minggu (18/11 - 2018). (Istimewa/Dokumentasi Rohman Sidiq Purnomo)
18 November 2018 22:40 WIB Moh Khodiq Duhri Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Nandana Putra Purnama berhasil meraih dua medali emas di ajang 3rd Edition of International Karate Open De La Province De Liege di Belgia, Sabtu-Minggu (17-18/11/2018). Sang ayah, Rohman Sidiq Purnomo, menyaksikan perjuangan Nandana melalui streaming.

Rohman tidak menyangka anak keduanya itu mampu meraih prestasi di level internasional saat usianya masih cukup belia. Ia menangis haru saat menyaksikan anaknya berada di podium pertama, berkalungkan bendera Merah Putih.

“Saya menyaksikan pertandingan anak saya di laptop bersama istri dan anak pertama saya. Ini baru saja selesai. Alhamdulillah, anak saya bisa meraih dua medali emas masing-masing dari kumite -35 kg yang dipertandingkan kemarin dan nomor kata yang dipertandingkan sore ini WIB,” ujar Rohman saat berbincang dengan Solopos.com melalui telepon, Minggu petang.

Di babak final kumite -39 kg, Nandana bertemu Diop Lorick dari Prancis. Di babak final nomor kata, Nandana kembali bertemu wakil Prancis yakni Chaffort Noah. Nandana merupakan siswa Kelas V SD Al Islam Jamsaren Solo. Bocah asal Kampung Nirbitan, Tipes, Serengan, Solo, mengenal karate sejak masih TK.

“Kebetulan tetangga samping rumah itu anaknya biasa berlatih karate. Lalu, anak saya merasa penasaran sehingga ikut-ikutan berlatih karate. Pada awal ikut kejuaraan, dia masih suka nangis kalau kalah bertanding. Tapi, setelah itu dia lebih giat berlatih hingga akhirnya bisa meraih berbagai medali. Salah satunya meraih medali emas Kejurnas Amura Do Indonesia pada Mei 2018 lalu,” ucap Rohman yang biasa berjualan martabak tak jauh dari Masjid Fatimah ini.