Jelang Pomnas 2019, Pencak Silat UNS Solo Geber Latihan

Ilustrasi silat (Solopos/Whisnupaksa)
12 Desember 2018 21:25 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, SOLO - Tim Pencak Silat Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bersiap menghadapi Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2019 di Jakarta. UNS menilai tuan rumah menjadi pesaing berat dalam event tersebut.

Sebelumnya, Kontingen Pencak Silat UNS sukses mencetak hattrick Juara Umum di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat Antar-Perguruan Tinggi (Perti) VII 2018. UNS sebelumnya juga menjadi juara umum Kejurnas Perti 2016 dan 2014.

Dalam partai final yang berlangsung di Sritex Arena, Jumat (30/11/2018) lalu, kontingen UNS memborong tujuh medali emas, dua medali perak dan tiga medali perunggu. Kontingen UNS hanya unggul tipis atas Kontingen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang berada di peringkat kedua dengan raihan enam medali emas, empat medali perak dan dua medali perunggu.

Sementara itu, Kontingen Universitas Negeri Semarang (Unnes) benar-benar menjadi tim kuda hitam kala itu. Unnes yang diperkuat sejumlah atlet jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jateng sukses meraih Juara Umum III dengan raihan satu medali emas, tiga medali perak dan tiga medali perunggu.

Pembina Pencak Silat UNS, Rony Syaifullah, mengatakan event Pomnas 2019 menjadi event yang cukup menantang. Ia mengakui Jakarta memiliki atlet-atlet silat yang bagus. “UNJ jadi kompetitor utama atlet-atlet UNS,” ujarnya saat berbincang dengan Solopos.com, Rabu (12/12/2018).

Meski demikian, Kontingen UNS akan menunjukkan semangat dan memaksimalkan performa mereka dalam Pomnas 2019. Dia menjelaskan para atlet UNS tidak boleh putus latihan meski kejuaraan masih lama. “Kami membuat porsi latihan di kampus. Ini persiapan riil dari Tim Pencak Silat UNS,” kata pelatih Pelatnas Silat Asian Games 2018
tersebut.

Lebih lanjut, atlet yang akan diturunkan dalam Pomnas kemungkinan besar adalah atlet yang sukses merengkuh juara umum Kejurnas Perti 2018 lalu. Hanya, kemungkinan ada beberapa pergantian karena ada sebagian mahasiswa yang lulus. “Kami juga bersiap untuk Pomda Mei atau Juni nanti,” terangnya.