Sambut 2019, PBSI Fokus Persiapan Olimpiade

Susy Susanti (Badmintonindonesia.org)
21 Desember 2018 19:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA - PBSI telah menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PBSI 2018. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susy Susanti pun memaparkan program kerja tahun 2019 mendatang.

Dikutip dari Badmintonindonesia.org, Jumat (21/12/2018), setidaknya ada enam poin yang menjadi fokus PBSI pada tahun depan. Proyeksi ke Olimpiade Tokyo 2020 menjadi target utama tim binpres. Kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 sendiri akan berlangsung mulai Mei 2019 hingga April 2020.

Poin pertama yang menjadi fokus PBSI di tahun depan adalah mempersiapkan nama-nama atlet elit yang berpotensi dan berpeluang ke Olimpiade Tokyo 2020. Masing-masing nomor diharapkan bisa memenuhi kuota nominasi.

Fokus kedua dan ketiga masih seputar Olimpiade Tokyo 2020. PBSI diharapkan bisa mengirimkan dua wakil per nomor ke Olimpiade. Artinya, masing-masing nomor harus bisa meraih prestasi selama masa kualifikasi. Dengan banyaknya atlet yang lolos ke Olimpiade maka potensi perolehan medali pun kian besar.

Masih terkait dengan olimpiade, fokus ketiga di tahun depan adalah rencana persiapan dan akomodasi pemain dan tim selama di Tokyo jelang perhelatan olimpiade. Sementara target keempat ada pada level junior yakni mempersiapkan para atlet junior untuk ajang Asia Junior Championships 2019 dan World Junior Championships 2019.

Sementara target kelima dan keenam menitikberatkan pada sub bidang sport science yang menjadi satu kesatuan dengan binpres. PBSI menargetkan peningkatan pengembangan program pendidikan kepelatihan daerah lewat jalur pendidikan di sekolah-sekolah, pelatihan guru olahraga lewat program Shuttle Time.

Selain itu, PBSI juga akan meningkatan dan pengembangan program sport science khususnya dalam hal performance analysis.