Ambisi Nishikori Akhiri Paceklik Gelar

Kei Nishikori (Reuters/Patrick Hamilton)
04 Januari 2019 15:55 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com, BRISBANE - Sudah hampir tiga tahun Kei Nishikori tak mampu meraih gelar dalam kariernya sebagai petenis profesional. Namun, awal tahun 2019 memberikan secercah harapan bagi pria Jepang berusia 29 tahun tersebut.

Langkahnya menuju juara dalam ajang Brisbane International tinggal dua langkah lagi. Ya, Nishikori bisa menjadi juara jika ia bisa melalui babak semi final dan final. Nishikori berhasil mengalahkan unggulan nomor dua Grigor Dimitrov pada laga babak perempatfinal, Kamis (3/1/2019) malam. Di babak semifinal, Nishikori akan menantang Jeremy Chardy yang mampu mengalahkan Yasutaka Uchiyama, pada laga perempatfinal lainnya.

Kali terakhir Nishikori menyabet mengangkat trofi juara adalah pada 2016 silam dalam ajang ATP Memphis Terbuka pada 2016. Tahun ini, ia juga berambisi merengkuh kembali trofi juara pertama pada Brisbane International.

Melawan Dimitrov, Nishikori menang dengan dramatis. Pemain ranking ke-9 dunia itu kalah 1-4 pada set pertama. Namun, ia kemudian mengejar ketertinggalan dan menang dengan skor 7-5 dan 7-5. Pemain berusia 29 tahun itu adalah runner-up Dimitrov di final Brisbane 2017. Kemenangan itu seolah menjadi pembalasan dendam Nishikori kepada pemain Bulgaria.

Dilansir dari Brisbaneinternational.com.au, Nishikori telah kehilangan peluang dalam sembilan laga finalnya sejak ATP Memphis Terbuka 2016. Ia memiliki kesempatan emas untuk memecahkan paceklik gelar jika dapat memenangkan dua pertandingan lagi.

“Itu sulit tetapi saya bisa memainkan pertandingan yang bagus,” kata Nishikori seusai mengalahkan Dimitrov seperti dikutip dari japantimes.co.jp.

Ia menilai level lawannya sedikit unggul di set pertama. Namun, pada set kedua dan ketiga, ia menaikkan intensitas dan bermain lebih agresif. "Itu adalah cara yang baik untuk memulai pertandingan tunggal musim ini," kata Nishikori.