Lupakan Grand Slam Pertamamu Sharapova

Maria Sharapova mendapat perawatan dari petugas medis karena cedera saat berlaga di turnamen tenis Shenzhen Open di Tiongkok, Jumat (4/1 - 2019). Twitter/@spacepova
04 Januari 2019 22:15 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SHENZEN—Primadona tenis asal Rusia, Maria Sharapova, harus melupakan asa berlaga Grand Slam tenis pertama tahun 2019 yaitu Australian Open setelah mengalami cedera paha di Shenzhen Open di Tiongkok.

Cedera tersebut juga memaksa Sharapova mundur di laga perempat final turnamen melawan Aryna Sabalenka, Jumat (4/1/2019).

Petenis berusia 31 tahun itu nekat berjuang di lapangan meski sudah menunjukkan kondisi tak prima sejak set pertama. Seusai takluk 1-6 di set awal, pelatih Sharapova, Thomas Hogstedt, sempat meminta sang petenis untuk mengambil medical timeout.

Namun perawatan itu tampaknya tak cukup untuk mencegah problem di paha Sharapova. Dia pun harus mundur saat set kedua dalam posisi 4-2 untuk keunggulan Sabalenka.

“Jika Anda merasa tak bisa lagi meraih angka, Anda harus berhenti,” ujar Hogstedt seperti dilansir Reuters, Jumat.

Cedera itu membuat Sharapova dipastikan absen dalam ajang bergengsi Australian Open 2018 yang digelar pada 14-27 Januari 2019. Padahal Sharapova berambisi tampil impresif di turnamen yang pernah dimenanginya 10 tahun lalu itu.

Cedera Sharapova juga merupakan ironi setelah kepedulian yang ditunjukkannya pada Wang Xinyu di laga perdana Shenzen Open, Rabu (2/1/2019). Saat itu Sharapova menghibur Wang yang tampak putus asa setelah mengalami cedera di tengah laga. Upaya Sharapova ini pun mengundang pujian sejumlah pihak.