Djokovic, Federer, dan Serena, Favorit Juara Australian Open 2019

Novak Djokovic (kanan), melayani permintaan penggemar untuk berfoto bersama saat dia berada di Australia, Rabu (9/1 - 2019), sebelum berlaga di Australian Open 2019. Reuters/Edgar Su
10 Januari 2019 06:10 WIB Tri Wiharto Sport Share :

Solopos.com, MELBOURNE—Novak Djokovic dan Roger Federer masih jadi favorit untuk memenangi grand slam pembuka musim ini, Australian Open 2019.

Dikutip Reuters, Rabu (9/1/2019), Djokovic yang menempati peringkat pertama dunia petenis putra dan Federer di urutan ketiga, masing-masing telah mengemas enam titel Australian Open dan dalam misi memecahkan rekor milik Roy Emerson (Australia) sebagai pemilik trofi terbanyak dari grand slam tersebut.

Meski Federer telah memenangan Australian Open berturut-turut dalam dua tahun terakhir (2017, 2018), kebangkitan Djokovic tahun lalu tak bisa dianggap enteng. Konsistensi Djokovic yang membawanya menduduki posisi tertinggi tunggal putra dunia tahun ini tentu menjadi peringatan bagi calon lawan petenis asal Serbia tersebut.

Selain itu rekam jejak Djokovic yang mendominasi Australian Open pada 2011, 2012, 2013, 2015, dan 2016, tak bisa dikesampingkan.

Hal itulah yang membuat duel ideal antara Djokovis versus Federer sangat dinanti pencinta Australian Open tahun ini.

Sementara itu, di sektor tunggal putri, petenis asal Amerika Serikat, Serena Williams, tetap dijagokan bisa memangi Australian Open edisi kali ini. Meski peringkat Serena saat ini ada di urutan ke-16 dunia, namun itu tak bisa dijadikan patokan mengukur kemampuan sang pemain. Posisi Serena memang melorot karena dia absen hampir setahun setelah hamil dan melahirkan.

Serena berada di Australia dalam misi menjadi petenis putri yang mengemas 24 trofi grand slam. Saat ini dia telah mengoleksi 23 trofi grand slam.

Sedangkan petenis putri peringkat pertama dunia, Simona Halep, kiranya masih butuh persiapan ekstra sebelum berlaga di Melbourne Park. Halep baru saja sembuh dari cedera yang dia alami musim lalu. Di sisi lain, juara bertahan asal Denmark, Caroline Wozniacki, tak bisa dicoret dari persaingan.