Australian Open 2019: Final US Open 2018 Berpeluang Terulang

Serena Williams Reuters/Edgar Su
21 Januari 2019 22:01 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, MELBOURNE—Bagi Serena Williams, usia 37 tahun cuma hitungan angka. Meski usianya tak lagi muda, petenis Amerika Serikat ini terbukti masih punya stamina prima saat menyingkirkan Simona Halep yang berusia 10 tahun lebih muda di babak keempat Australian Open 2019.

Serena mengakhiri laga sengit melawan petenis ranking satu dunia itu dengan kemenangan 6-1, 4-6, 6-4, di Rod Laver Arena, Senin (21/1/2019). Kemenangan tersebut sekaligus memelihara peluangnya untuk meraih gelar grand slam ke-24 sepanjang karier. Di perempat final, Serena bakal bertemu Karolina Pliskova yang di laga lain mengandaskan Garbine Muguruza dua set langsung, 6-3, 6-1.

“Saya benar-benar harus mengangkat permainan saya. Dia pemain nomor satu dunia, ada ada alasan kenapa dia di sana,” ujar Serena seperti dilansir telegraph, Senin.

Serena berpeluang berjumpa dengan petenis Jepang, Naomi Osaka, yang juga lolos ke perempat final. Ini artinya, keduanya bisa bertemu di semifinal. Seperti diketahui, Serena pernah dikalahkan Osaka di US Open 2018 dalam laga penuh drama dan kontroversi.

Serena terlibat perseteruan dengan wasit yang menganggapnya bermain curang karena menerima instruksi dari sang pelatih saat laga. Bahkan saat penyerahan trofi juara kepada Osaka, para pendukung Serena meriakan boo kepada petenis Jepang tersebut. Sebuah tindakan yang memicu kontroversi.

“Saya seorang petarung, tak pernah menyerah. Ini sudah bawaan saya,” ujar Serena. Sang petenis di ambang menyamai rekor Margaret Court sebagai petenis putri dengan gelar grand slam terbanyak jika mampu memenangi turnamen Melbourne.

Di sektor tunggal putra, Lucas Pouille mencatatkan sejarah monumental dalam perjalanan kariernya setelah membekuk Borna Coric dengan skor 6-7, 6-4, 7-5, 7-6. Kemenangan itu membawa Pouille menembus perempat final Australian Open kali pertama sepanjang kariernya.