Australian Open 2019: Lolos ke Semifinal, Pemuda Yunani Ini Sudah Kantongi Rp12,8 Miliar

Stefanos Tsitsipas tak percaya bisa lolos ke babak semifinal Australian Open 2019 setelah menang atas Roberto Bautista Agut, Selasa (22/1 - 2019). REUTERS/Lucy Nicholson
22 Januari 2019 16:35 WIB Tri Wiharto Sport Share :

Solopos.com, MELBOURNE—Sensasi Stafanos Tsitsipas terus berlanjut di Australian Open 2019. Petenis asal Yunani yang menempati ungulan ke-14 ini melenggang ke babak semifinal tunggal putra setelah mengalahkan petenis asal Spanyol, Roberto Bautista Agut, dengan skor 7-5, 4-6, 6-4, 7-6(2), di babak perempat final, Selasa (22/1/2019).

Sebelum Australian Open 2019 berlangsung tak terdengar kabar yang menyebut Stefanos Tsitsipas bakal melenggang jauh hingga babak semifinal. Maklum, undian menempatkan petenis asal Yunani tersebut di jalur yang sangat berat.

Setelah melalui tiga laga awal dengan mulus, di babak keempat Tsitsipas harus menghadapi unggulan ketiga yang juga juara bertahan, Roger Federer. Namun penampilan konsisten TSitsipas membuat dia mampu mengatasi tekanan dan mengalahkan Federer dengan skor 6-7, 7-6, 7-5, dan 7-6.

Kesuksesannya lolos ke semifinal membuat Tsitsipas sudah mengantongi hadiah uang senilai US$920.000 atau setara Rp12,8 miliar.

Di semifinal Tsitsipas berpeluang bertemu petenis Spanyol lainnya yaitu unggulan kedua, Rafael Nadal. Syaratnya Nadal harus bisa mengatasi perlawanan petenis asal Amerika Serikat (AS), Frances Tiafoe, di perempat final.

Dikutip Reuters, keberhasilan Tsitsipas tersebut menjadikannya semifinalis termuda di Melbourne Park (Australian Open), sejak Andy Roddick melakukannya pada 2003. Tsitsipas saat ini masih berusia 20 tahun. Usia yang sama juga dimiliki Roddick saat mencapai semifinal Australian Open 2003.

“Rasanya seperti dongeng," ujar Tsitsipas saat diwawancarai di tengah lapangan sesuai laga. "Aku sedang hidup dalam mimpi, hidup dengan apa yang aku kerjakan dengan keras. Aku merasa sangat emosional. Aku sudah mengatakan kepada banyak orang bahwa mencapai semifinal grand slam adalah tujuanku. Ketika aku menjawab pertanyaan itu, kupikir aku gila. Tapi tidak, itu nyata. Itu terjadi," tutur Tsitsipas.