Proliga 2019: Bjb Hajar PGN Popsivo 3 Set Langsung

Pebola voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan menjalani sesi latihan saat uji coba di GOR Sritex Arena, Solo, Kamis (5/4 - 2018). (Solopos/M. Ferri Setiawan)
25 Januari 2019 21:25 WIB Ivan Andimuhtarom Sport Share :

Solopos.com,SOLO - Tim voli putri Jakarta PGN Popsivo Polwan menang telak tiga set beruntun kala berhadapan dengan Bandung Bank bjb Pakuan dalam laga perdana seri ketiga putaran kedua Proliga 2019 di GOR Sritex Arena Solo, Jumat (25/1/2019). Masing-masing pelatih memanfaatkan momentum tersebut untuk menguji coba strategi demi memenangkan laga di empat besar.

Hasil pertandingan sore itu memang tidak memberi pengaruh pada klasemen. Empat tim putri dipastikan lolos ke final four yaitu Jakarta BNI 46, Jakarta PGN Popsivo Polwan, Jakarta Pertamina Energi, dan Bandung Bank bjb Pakuan.

Pada set pertama, Jakarta PGN Popsivo Polwan mengunci kemenangan dengan skor 25-23. Pada set kedua, dominasi Aprilia Santini Manganang dkk., semakin tak terbentung. Tim berkaus kuning tersebut menang dengan skor 25-17. Tim yang dipimpin oleh Amalia Fajrina tersebut memastikan kemenangan saat menutup set ketiga dengan skor 25-18.

Pelatih Jakarta PGN Popsivo Polwan, Chamnan Dokmai, mengatakan dirinya juga melakukan banyak pergantian strategi selama melawan Bandung Bank bjb Pakuan. Beberapa strategi bisa diterapkan, sebagian lainnya belum sesuai harapan. “Bank bjb di set pertama dan kedua bagus. Tapi di set ketiga performanya turun. Tapi itu tak masalah karena yang lebih penting laga di empat besar,” ujarnya saat ditemui wartawan seusai pertandingan.

Ia sengaja memainkan para pemain muda untuk memberikan pengalaman dan atmosfer pertandingan kasta tertinggi bola voli tersebut. Namun, ia tak memaksakan anak asuhnya mengingat lapangan yang licin. “Khawatir cedera atau problem lain,” kata dia.

Chamnan menilai semua tim yang lolos empat besar tak bisa dianggap remeh. Menurutnya ada tim yang hari ini bermain bagus tapi pada hari lainnya performa mereka turun. Kapten Jakarta PGN Popsivo Polwan, Amalia Fajrina, mengatakan persiapan pemain mengikuti arahan pelatih. Menurutnya, mereka sudah mempersiapkan laga fina four sejak beberapa hari lalu.

“Pelatih meminta kami sebisa mungkin selalu stabil [performa]di atas. Jangan sampai set pertama, kedua bagus lalu turun di set ketiga. Intinya, kami siap main lima set beruntun,” tuturnya.

Sementara itu, pelatih Bandung Bank bjb Pakuan Teddy Hidayat mengatakan hasil pertandingan tersebut tak terlalu ia pikirkan. Menurutnya, laga tersebut hanyalah laga penjajakan sebelum laga final four. “Pertandingan buat penjajakan untuk mengukur kekuatan musuh dan kekuatan kami. Kami enggak cari menang,” ujarnya.