Saran untuk Marcus/Kevin: Selektiflah dalam Memilih Turnamen!

Marcus Fernaldi Gideon - Kevin Sanjaya Sukamuljo (Badmintonindonesia.org)
04 Februari 2019 21:25 WIB Ahmad Baihaqi Sport Share :

Solopos.com, JAKARTA - Pasangan ganda putra andalan Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo, mendapat saran dari Susy Susanti. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI itu menyarankan Marcus/Kevin untuk selektif dalam memilih turnamen.

Marcus/Kevin merupakan ganda nomor satu dunia. Tahun 2019 ini sendiri menjadi tahun yang krusial bagi pasangan tersebut. Pasalnya, turnamen-turnamen pada 2019 ini akan berpengaruh pada keikutsertaan di Olimpiade Tokyo 2020.

Penampilan Marcus/Kevin dalam beberapa tahun terakhir belakangan memang luar biasa. Sepanjang 2017, pasangan berjuluk Duo Minions itu meraih tujuh gelar super series. Sementara pada tahun lalu, Marcus/Kevin meraih raihan delapan gelar world tour ditambah satu medali emas Asian Games 2018.

"Pemain sekaliber Marcus/Kevin memang harus selektif memilih turnamen, kami harus bisa jaga kondisi mereka, karena mereka pasti diincar lawan semua. Diharapkan kalau berangkat [ke turnamen] dalam kondisi terbaik," terang Susy di Badmintonindonesia.org, Senin (4/2/2019).

"Kami berharap prestasi Marcus/Kevin peak-nya di olimpiade, tapi kalau diumbar, ada masanya yang akan kena itu non-teknisnya, pasti akan mempengaruhi, mending diatur saja. Salah satu faktor mereka bisa selektif memilih turnamen karena memang sudah aman rankingnya, tapi kan bukan cuma jaga di rangking, tapi di kondisi, motivasi dan kalau terlalu over, ada jenuhnya," imbuhnya.

Susy menyebut Marcus/Kevin harus fokus ke turnamen-turnamen mayor seperti All England, Kejuaraan Dunia, Piala Sudirman, BWF Tour Finals dan sebagainya. Hal ini agar Duo Minions bisa menjaga kondisi baik secara fisik maupun mental dalam arti terhindar dari kejenuhan, demi meraih hasil apik di Olimpiade Tokyo 2020.

"Saya setuju sekali kalau mereka harus fokus ke major events dulu tahun ini. Marcus/Kevin jangan dituntut terlalu berlebihan, mereka kan andalan kita di tahun depan [olimpiade]. Yang penting posisi ranking nya tetap aman, kalau bisa bertengger di rangking satu, kalau bisa di tiga besar aman," tandas Susy.