Terlalu Memaksakan Diri, Bahu Marquez Kian Memburuk

Marc Marquez (Reuters/Heino Kalis)
08 Februari 2019 21:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, SEPANG — Juara bertahan Moto GP, Marc Marquez, belum kunjung konsisten di top performa seusai menjalani operasi bahu beberapa waktu lalu. Meski sempat mengukir waktu tercepat dalam tes hari pertama di Sirkuit Sepang, Rabu (6/8/2019), Marquez terjun bebas dalam tes pamungkas pada Jumat (8/2/2019).

Pembalap berjuluk Baby Alien ini hanya mampu menduduki peringkat ke-11 dengan catatan waktu 1 menit 59,170 detik. Torehan waktunya itu berselisih hampir satu detik dengan pembalap Ducati, Danilo Petrucci, yang menjadi pembalap tercepat dalam sesi tersebut. Di hari ketiga tes, rider Ducati memang merajalela dengan merebut empat besar pembalap tercepat.

Usut punya usut, penampilan buruk Marquez tak lepas dari kondisi bahu kirinya yang belum sepenuhnya pulih. Luka di bahunya bahkan mengalami inflamasi (peradangan) sebelum tes hari ketiga dimulai sehingga dia gagal melaju optimal di lintasan. Baby Alien mengakui dia terlalu memaksakan diri di tes hari kedua, Kamis (7/2/2019), yang membuat kondisi bahunya kembali memburuk.

“Kemarin saya membuat kesalahan besar karena terlalu agresif. Saya terlalu memaksa bahu saya,” sesalnya seperti dilansir Crash, Jumat.

Terlepas dari kondisinya yang belum fit, Marquez mengaku puas dengan performa Honda secara keseluruhan. Dia mengakui motornya masih sedikit kurang bertenaga tapi dia yakin hal itu bakal segera teratasi. “Sekarang waktunya rileks untuk dua atau tiga hari,” tutur rider asal Spanyol itu.

Dengan selesainya rangkaian tes Sepang, para tim dan pembalap tinggal memiliki tiga hari tes tersisa di Sirkuit Losail (23-25 Februari) sebelum balapan pembuka, Moto GP Qatar, 10 Maret 2019 mendatang.