Superliga Badminton 2019: Mutiara Cardinal Tanpa Gregoria di Final

Gregoria Mariska Tunjung (Badmintonindonesia.org)
22 Februari 2019 22:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, BANDUNG — Mutiara Cardinal Bandung berpeluang mempertahankan gelar juara Djarum Superliga Badminton seusai mengandaskan Berkat Abadi dengan skor 3-1 di semifinal, Jumat (22/2/2019). Di babak pamungkas beregu putri, Mutiara Cardinal bakal menantang Jaya Raya yang sukses membenamkan tim Jepang, Saishunkan Nihon-Unisys, dengan skor 3-0 di semifinal lain.

Jaya Raya jelas bukan lawan enteng karena mereka adalah unggulan pertama di Djarum Superliga musim ini. Tim asal Jakarta itu pernah merebut hattrick gelar superliga pada tahun 2013 sampai 2015. Di babak final, Mutiara Cardinal Bandung akan ditantang oleh lawan yang berat yaitu PB Jaya Raya, yang merupakan unggulan pertama sekaligus peraih tiga gelar hat-trick superliga pada tahun 2013, 2014 dan 2015.

“Jaya Raya menang mudah hari ini, kayaknya siap sekali menunggu kami di final,” ujar Manajer Mutiara Cardinal, Umar Djaidi, seperti dilansir badmintonindonesia.org, Jumat (22/2/2019).

Mutiara Cardinal tampaknya harus berusaha lebih keras demi mempertahankan gelar menyusul absennya Gregoria Mariska Tunjung di partai puncak. Andalan tim di tunggal putri ini harus bertolak ke Jerman untuk bertarung di German Open.

Beruntung Jaya Raya juga kehilangan duet andalannya yakni Greysia Polii/Apriyani Rahayu yang turut terbang ke Jerman. “Gregoria hanya diperbolehkan [PBSI] main sampai hari ini, tapi tim Jaya Raya kan juga harus ada yang ke Jerman. Kami akan main nothing to lose saja,” ujar Umar.

Pelatih Tunggal Putri PB Jaya Raya, Taufiq Hidayat, menilai peluang kedua tim sama kuat untuk menjuarai Superliga musim ini. Dia tak menampik absennya Greysia/Apriyani cukup berpengaruh bagi kekuatan tim. “Namun kami tetap optimistis, peluangnya masih 50-50,” ujarnya.