Hasil Tes Qatar: Vinales Puas, Rossi Perlu Kerja Keras

Maverick Vinales dan Valentino Rossi (Antara/Sigid Kurniawan)
26 Februari 2019 09:25 WIB Chrisna Chaniscara Sport Share :

Solopos.com, DOHA — Nasib 180 derajat dialami duo Yamaha, Maverick Vinales dan Valentino Rossi, pada hari kedua tes di Sirkuit Losail, Qatar, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Rossi secara mengejutkan tercecer di posisi ke-19 setelah sempat berada di lima besar pada tes hari pertama. Di sisi lain, Vinales justru tampil impresif dengan menempati posisi kedua pada tes Minggu dengan catatan waktu 1 menit 54,650 detik.

Catatan waktunya itu hanya selisih 0,057 detik dengan rider Suzuki, Alex Rins, yang merajai tes hari kedua. Hasil ini juga menunjukkan konsistensi Vinales setelah menjadi pembalap tercepat di sesi tes hari pertama. Jika persiapan Vinales jelang Moto GP 2019 relatif mulus, Rossi justru masih direpotkan dengan sejumlah problem teknis.

Pembalap berjuluk The Doctor itu merasa motornya masih kurang cengkeraman di ban belakang. Upaya merombak set up YZR-M1 justru membuat performa motor memburuk. Saat tes hari kedua, catatan waktunya terpaut satu detik lebih dari Maverick Vinales.

Padahal di tes perdana selisih waktunya hanya berjarak setengah detik dari rekan setimnya itu. “Sejujurnya saya selalu sedikit kesulitan soal grip belakang. Kami masih tertinggal dari motor terbaik,” ujar Rossi seperti dilansir Crash, Senin (25/2/2019).

Selain masalah grip ban belakang, Rossi mengkhawatirkan kecepatan puncak YZR-M1 yang diklaim tertinggal sekitar 10 kilometer per jam dari Ducati dan Honda di trek lurus. Kendati masih menemui masalah, Rossi menyebut atmosfer di Yamaha sangat bagus.

Dia yakin timnya bisa bersaing dengan Honda serta Ducati. “Tim lebih termotivasi ketimbang dua musim terakhir,” ujar Rossi.

Sementara itu Vinales menilai tunggangannya kini jauh lebih baik dalam hal konsistensi. Dia bahkan memuji motor musim ini adalah motor terbaiknya sejak bergabung ke Yamaha dua tahun lalu. Namun demikian, dia sependapat dengan Rossi ihwal kecepatan motor yang masih perlui ditambah.

“Kami akan coba meningkatkan akselerasi besok, di mana kami tertinggal beberapa persepuluh detik,” ujar pembalap 24 tahun itu.